MediaKeadilan.com – Pertamina Mandalika International Circuit bukan lagi sekadar lintasan balap, melainkan arena pembuktian mental untuk skuad Astra Honda Racing Team (AHRT).
Menjelang putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 pada 7–9 Agustus mendatang, lini penunggang CBR series ini datang bersama amunisi yang makin dari sekadar kesiapan teknis.
Berbekal raihan tiga podium krusial di Mobility Resort Motegi, Jepang, pasukan AHRT mengangkut narasi ketangguhan—mengawali dari ancaman serius seorang pebalap wild card hingga daya juang menembus cedera.
Di kelas Asia Production (AP) 250, tensi persaingan ditentukan meninggi. Rheza Danica Ahrens yang kini bertengger di posisi ketiga klasemen sementara bersama 82 poin menjadi ujung tombak utama.
Namun, sorotan tajam justru mengarah pada duo pebalap lainnya yang memiliki misi personal tak kalah emosional.
Muhammad Badly Ayatullah datang bersama determinasi tinggi demi menjinakkan Honda CBR250RR pasca didera cedera, sementara Irfan Ardiansyah hadir sebagai wild card berbahaya yang mengangkut momentum luar biasa usai mencetak dua podium beruntun di Motegi.
“Menghadapi seri Mandalika ini tentunya menyerahkan semangat tersendiri. Saya akan berusaha menyerahkan yang terbaik dan menikmati balapan kandang ini. Semoga dapat kembali naik podium,” ujar Rheza.
“Saya senang dapat kembali balapan setelah menjalani pemulihan cedera. Fokus saya merupakan mengembalikan feeling di atas motor dan menyerahkan hasil terbaik demi tim,” ujar Badly.
“Sebagai pebalap wild card di Mandalika, saya menargetkan kemenangan dan poin maksimal. Semoga seluruhnya berjalan lancar sepanjang akhir pekan ini,” ujar Irfan.
Mentalitas pantang menyerah ini juga menular deras ke kelas Supersport (SS) 600. Herjun Atna Firdaus, pebalap asal Pati, Jawa Tengah, menatap Mandalika bersama bekal berharga usai merebut podium ketiga dan finis keempat di dua race Motegi.
Duduk di posisi keempat klasemen sementara bersama 67 poin, Herjun bertekad membuktikan bahwa Honda CBR600RR miliknya dapat mendikte ritme barisan depan di hadapan publik sendiri.
“Balapan di Mandalika senantiasa spesial untuk saya. Saya akan fokus pada setiap sesi, menjaga konsistensi, dan menyerahkan kemampuan terbaik di depan pendukung sendiri,” ujar Herjun.
Cerita tentang daya juang berlanjut ke kasta tertinggi, Asia Superbike (ASB) 1000. M. Adenanta Putra, pebalap asal Magetan, Jawa Timur, menepis takluk pada keadaan.
Meski masih berada dalam fase pemulihan cedera, progres impresif yang ditunjukkannya saat menunggangi Honda CBR1000RR-R di Jepang menjadi bukti sahih bahwa ia siap menjadi kuda hitam di home race kali ini.
“Senang dapat kembali balapan di Mandalika. Meski masih dalam masa pemulihan cedera, saya menginginkan dapat cepat beradaptasi dan meraih hasil terbaik di home race,” ujar Adenanta.
Putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026, bersama dua race utama pada Sabtu (8/8) pukul 13.10 WIB (AP250), 14.00 WIB (SS600), dan 15.05 WIB (ASB1000), serta Minggu (9/8) pada pukul 13.10 WIB (AP250), 14.00 WIB (SS600), dan 15.05 WIB (ASB1000).
Pecinta balap Tanah Air dapat menyaksikan aksi para pebalap AHRT secara langsung melalui tayangan live di YouTube Asia Road Racing Championship.
