Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Raja Harald V yang memimpin Kerajaan Norwegia selama 35 tahun meninggal dunia pada usia 89 tahun. Pemimpin monarki tertua di Eropa tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat tepat setelah pukul 06.35 waktu setempat.

Putra kandungnya, Haakon, kini secara resmi menggantikan posisi sang ayah sebagai Raja Norwegia yang baru. Almarhum meninggalkan seorang istri yang mendampinginya selama 57 tahun, Queen Sonja, dua orang anak, serta lima cucu.

Cucu wanita almarhum, Ingrid Alexandra, kini resmi berada di posisi pertama garis keturunan calon pewaris takhta Norwegia. Kepergian Harald terjadi di tengah situasi internal keluarga kerajaan yang sedang menyikapi berbagai tantangan besar.

Istri dari Haakon, Queen Consort Mette-Marit, merasakan masalah kesehatan serius serta sorotan publik akibat hubungannya di masa lalu bersama mendiang tersangka kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Selain itu, putra Mette-Marit dari hubungan semasih belumnya baru saja dijatuhi hukuman penjara empat tahun atas kasus pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre menegaskan, seluruh bangsa sedang berduka setelah kematian Harald, bersama rakyat Norwegia ditinggalkan bersama rasa terima kasih yang mendalam atas hidup yang panjang dalam pengabdian demi Norwegia.

Pemerintah secara resmi menetapkan masa berkabung nasional, sementara ribuan masyarakat sekitar mengawali berkumpul di luar istana kerajaan di Oslo demi menyerahkan penghormatan terakhir.

Berbagai ungkapan duka cita terus mengalir dari seluruh penjuru Eropa, baik dari keluarga kerajaan Swedia, Denmark, dan Inggris, maupun para pemimpin politik dunia.

Raja Charles dari Inggris menyampaikan bahwa keluarganya berduka.

“eorang sahabat yang kebaikan, belas kasih, dan rasa tanggung jawabnya yang mendalam bergema dari seberang lautan dan melintasi dekade.”.

Sementara Raja Frederik dan Ratu Mary dari Denmark mengenang Harald sebagai pria baik bersama binar di matanya dan hati yang besar.

Kondisi kesehatan sang raja menurun drastis dalam sejumlah hari terakhir akibat penumpukan cairan di dalam tubuh yang dipicu oleh gangguan darah. Kondisi medis tersebut lalu memicu komplikasi infeksi yang memperburuk kesehatannya.

Harald pertama kali naik takhta pada tahun 1991 saat beliau genap berusia 53 tahun.

Bagaimana perjalanan masa muda dan pembentukan karakter Raja Harald V?

Sesuai keinginan pribadi mereka, Harald dan Sonja menggelar upacara pemberkatan yang mengadopsi tradisi Abad Pertengahan di Katedral Nidaros Trondheim pada 23 Juni 1991. Setelah upacara tersebut, mereka menjalankan kunjungan 10 hari ke Norwegia selatan dan tur 22 hari ke empat wilayah teramat utara pada tahun 1992.

Lahir pada 21 Februari 1937, Harald merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan satu-satunya putra pria dalam keluarga. Konstitusi Norwegia kala itu menetapkan bahwa cuma ahli waris pria yang berhak mewarisi gelar kerajaan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article