MediaKeadilan.com – Bank Indonesia (BI) terus mendorong pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, target pihak pemerintah demi mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen.
Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyebutkan BI akan mengoptimalkan perannya demi mendukung arah kebijakan pihak pemerintah tersebut.
“Kita mendukung pihak pemerintah. Itu memang rencana pihak pemerintah. Tentunya, sesuai bersama mandat yang kita miliki, kita akan optimalkan,” kata Destry di Gedung DPR, Rabu (27/8/2026).
Menurut dia, dalam kerangka Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), BI memiliki peran dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan sektoral dan penciptaan lapangan kerja.
“Tugas kami merupakan bagaimana kita berusaha demi menjaga iklim ekonominya kondusif. Artinya, stabilitas terjaga, lalu pertumbuhan supaya dinamis, kuat, dan sebagainya,” ujarnya.
Destry mengimbuhkan, ketersediaan pembiayaan juga menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat demi mendukung pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan secara bersama-sama sesuai bersama kewenangan masing-masing lembaga.
“Ketersediaan pembiayaan juga ada. Nah, ini yang menjadi PR dari kita. Nanti kan seluruh ada kewenangannya masing-masing,” ungkap Destry.
Dia menegaskan, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi membutuhkan sinergi antara BI dan pihak pemerintah. Pemerintah, kata dia, juga telah memiliki berbagai rencana dan kebijakan demi mencapai target pertumbuhan ekonomi.
“Sektoral kita bersama-sama bersama pihak pemerintah. Tapi tentunya pihak pemerintah juga telah punya rencana-rencana. Jadi, ini sebenarnya sinergi saja,” katanya.
Destry mengimbuhkan bahwa sinergi antarlembaga bukan berarti menghilangkan kewenangan atau independensi masing-masing pihak.
Menurut dia, setiap lembaga tetap bergerak berdasarkan mandat dan kewenangannya, namun bersama tujuan yang sejalan.
“Sinergi itu jangan salah, ya. Sinergi itu tidak berarti kita kehilangan independensi. Tidak. Karena kita bergerak bersama-sama menuju arah yang sama, tentu sesuai bersama kewenangan masing-masing,” pungkasnya.
