Bukan Sekadar Tren AI, 5 Startup Ini Bawa Kecerdasan Buatan ke Masalah Nyata

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Kecerdasan buatan (AI) semakin ramai digunakan startup Indonesia. Namun, tantangannya bukan lagi sekadar menciptakan teknologi yang terlihat canggih, melainkan bagaimana AI benar-benar dapat dipakai demi menyelesaikan persoalan yang dihadapi bisnis dan masyarakat sekitar.

Arah tersebut terlihat dalam Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 9. Program akselerator Grab Indonesia demi startup tahap post-seed ini memilih lima startup yang mengembangkan solusi AI demi kebutuhan yang amat berbeda, mengawali dari rekrutmen, operasional tenaga kerja, layanan keuangan, perdagangan, hingga rantai pasok protein halal.

Mengusung tema “Grab For Indonesia: Building an AI-Powered Resilient Ecosystem”, GVV Batch 9 ingin mengangkut pemanfaatan AI makin dekat bersama kebutuhan nyata di berbagai sektor.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi menyebutkan pengalaman Grab dalam mengembangkan AI juga dibawa makin dekat kepada para pendiri startup di Indonesia.

“Melalui GVV Batch 9, kami mengangkut pengalaman Grab dalam mengembangkan dan menerapkan AI makin dekat kepada para startup founders di Indonesia,” ucap dia dalam keterangan resminya, Rabu (9/9/2026).

Sebagai korporasi yang menerapkan pendekatan AI-First with Heart, dirinya membeberkan bahwa korporasi mengembangkan inovasi berbasis AI demi mendukung produktivitas, menolong Mitra meningkatkan penghasilan, dan menyerahkan pengalaman yang makin terintegrasi untuk pengguna.

“Melalui kolaborasi bersama para peserta GVV, solusi yang mereka kembangkan dapat terus diuji dan disempurnakan agar relevan bersama kebutuhan pasar, masyarakat sekitar, serta ekosistem digital di Indonesia,” kata Neneng Goenadi.

Lima Startup, Lima Masalah Berbeda

Kelima startup yang masuk GVV Batch 9 memperlihatkan bahwa penggunaan AI tidak berhenti pada satu sektor. Teknologi ini justru mengawali masuk ke persoalan yang makin spesifik dan dekat bersama aktivitas bisnis sehari-hari.

1. Algobash, mengangkut AI ke proses rekrutmen

Mencari kandidat yang tepat menjadi salah satu persoalan yang dihadapi korporasi. Algobash mengembangkan solusi AI demi rekrutmen dan talent assessment.

Teknologinya mencakup wawancara video berbasis AI, asesmen psikometri, hingga pengujian kemampuan teknis. Dengan pendekatan tersebut, proses penilaian kandidat dapat dilakukan bersama memanfaatkan berbagai data dari tahapan seleksi.

2. Dash, mengatur operasional tenaga kerja di lapangan

Persoalan lain muncul dari korporasi yang memiliki tenaga kerja frontline dan tersebar di berbagai lokasi.

Dash memanfaatkan AI demi menolong pengelolaan operasional tersebut, mengawali dari penjadwalan tenaga kerja, distribusi tugas, penggajian, hingga akses terhadap armada kendaraan listrik.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article