Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Nama Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau kerap digunakan secara bergantian lantaran keduanya berada dalam satu kawasan vulkanik di Selat Sunda.

Padahal, Krakatau dan Anak Krakatau merujuk pada untukan yang berbeda dalam sejarah perkembangan kompleks gunung api tersebut.

Krakatau dikenal luas lantaran letusan dahsyat pada 1883 yang menyebabkan seuntukan besar tubuh gunung runtuh dan membentuk kaldera.

Sementara itu, Anak Krakatau merupakan kerucut gunung api yang lalu tumbuh di dalam kaldera tersebut dan hingga kini masih memperlihatkan aktivitas erupsi.

Perbedaan Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau

1. Sejarah pembentukannya

Krakatau merupakan nama yang merujuk pada kompleks gunung api yang memiliki sejarah geologi panjang, jauh semasih belum kemunculan Anak Krakatau.

Semasih belum letusan besar 1883, kawasan tersebut memiliki sejumlah kerucut, termasuk Rakata, Danan, dan Perbuwatan yang lalu menyatu membentuk Pulau Krakatau.

Erupsi katastrofik pada 1883 menghancurkan seuntukan besar tubuh gunung dan meninggalkan kaldera bersama Pulau Rakata sebagai salah satu untukan yang tersisa.

Anak Krakatau lalu terbentuk setelah aktivitas vulkanik kembali muncul di dalam kaldera 1883. Smithsonian Global Volcanism Program mencatat pembangunan kerucut Anak Krakatau dimengawali pada akhir 1927 di dalam kaldera tersebut.

2. Waktu kemunculannya

Krakatau memiliki sejarah yang jauh makin tua berakibat tidak dapat disamakan bersama Anak Krakatau yang baru tumbuh setelah peristiwa 1883.

Aktivitas pembentukan Anak Krakatau mengawali teramati pada akhir 1927 dan berlangsung melalui sejumlah fase erupsi semasih belum kerucutnya berkembang di atas permukaan laut.

Karena proses kemunculannya berlangsung bertahap, penyebutan tahun kelahiran Anak Krakatau dapat berbeda bergantung pada tahapan geologi yang digunakan.

Yang jelas, aktivitas pembentukan kerucut baru tersebut dimengawali pada 1927 dan berlangsung di dalam kaldera Krakatau.

3. Letak dan bentuknya

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article