Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sukses meraih medali emas pertama di Asian Games 2026 lewat laga dramatis melawan China.

Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia sempat tertinggal 0-2 semasih belum akhirnya dapat meraih kemenangan 3-2.

Semasih belumnya, Indonesia membuka final bersama menurunkan Jonatan Christie. Namun, Jonatan kembali tidak berhasil menyumbangkan poin setelah ditundukkan tunggal putra China Shi Yuqi dalam dua gim, 13-21, 18-21.

Hasil tersebut menciptakan Jonatan demi ketiga kalinya secara beruntun tidak berhasil menyerahkan poin pada partai pembuka nomor beregu putra Asian Games 2026.

Indonesia lalu semakin tertekan setelah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga wajib mengakui keunggulan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang.

Fajar/Fikri menyerahkan perlawanan hingga rubber game semasih belum akhirnya kalah 20-22, 21-19, 14-21. China pun sempat unggul 2-0 dan cuma membutuhkan satu kemenangan lagi demi mengonfirmasi gelar.

Alwi Farhan Buka Jalan Kebangkitan

Indonesia tidak menyerah. Alwi Farhan menjadi pemain yang sukses menjaga asa setelah mengalahkan Li Shifeng pada partai ketiga.

Alwi wajib bekerja keras dalam pertandingan tiga gim semasih belum menang 23-21, 15-21, 21-16. Kemenangan tersebut menciptakan Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Momentum kebangkitan lalu dilanjutkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Mereka tampil pada partai keempat dan sukses mengatasi perlawanan pasangan China.

Leo/Daniel menang dua gim langsung 23-21, 21-10. Hasil tersebut menciptakan skor kembali imbang 2-2 dan memaksa final ditentukan melalui partai kelima.

Zaki Ubaidillah Jadi Penentu

Zaki Ubaidillah lalu tampil sebagai penentu menyikapi Weng Hong Yang.

Tekanan besar berada di kedua pemain lantaran hasil pertandingan mereka akan menentukan peraih medali emas beregu putra.

Pada gim pertama, Zaki mampu memperlihatkan ketenangan di poin-poin krusial. Pemain yang akrab disapa Ubed itu akhirnya merebut gim pembuka bersama skor 23-21.

Pada set kedua, Ubed sempat unggul 11-6 atas peringkat 15 dunia tersebut. Weng Hong sempat hampir menyusul di kedudukan 11-16. 

Pada poin ke-18, Ubed menciptakan Weng Hong  jatuh bangun mengembalikan shuttlecock.  Smash dari Ubed menutup perjuangan Indonesia. Ubed mengalahkan shuttlecock 21-13.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article