MediaKeadilan.com – Mabes Polri bakal menggelar prosesi pelantikan dan serah terima jabatan terhadap jajaran aparatur negara utama baru (PJU) dan jajaran Kapolda pilihan Kapolri baru Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, Sabtu (3/10/2026).
Berdasarkan pantauan MediaKeadilan.com di lokasi, prosesi tersebut akan dilaksanakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Tampak pintu masuk telah diramaikan para tamu dan jajaran yang akan mengikuti prosesi tersebut.
Para calon petinggi Polri yang datang juga terlihat didampingi para istrinya bersama setelan pakaian pink Bhayangkari.
Prosesi ini dilakukan usai adanya rotasi besar sebagaimana tertuang Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
“Sekira pukul 19.00 ini (prosesi acara dimengawali), akan langsung dipimpin Bapak Kapolri terhadap sejumlah aparatur negara utama, baik di aparatur negara utama Mabes Polri, juga diikuti oleh sejumlah Kapolda,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Trunoyudo menyebutkan, bahwa nantinya akan ada 27 orang yang akan menjalani prosesi pelantikan dan serah terima jabatan.
“Yang di sini ada 25 saya sebutkan sebagai sertijab, itu termasuk PJU dan Kapolda, ya. Dan lalu ada dua aparatur negara pelantikan, itu Astamarena dan Korspripim. Seperti itu,” katanya.
Saat ditanya soal rotasi besar pasca-dilantiknya Jenderal Suyudi sebagai Kapolri apakah demi memperkuat kepemimpinannya, Trunoyudo cuma menjawab secara diplomatis.
“Tadi kami sampaikan bagaimana Pak Kapolri menyampaikan, Polri bersama masyarakat sekitar, ya. Artinya kecepatan sesuai bersama ekspektasi masyarakat sekitar terhadap dinamika yang dibutuhkan masyarakat sekitar terhadap Polri, ini juga salah satunya demi menjawab tantangan kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Polri menjalankan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Mutasi mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan. Sesejumlah 70 personel memperoleh promosi atau menduduki jabatan baru.
Sejumlah posisi strategis resmi berganti pimpinan, mengawali dari Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam), hingga Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror.
Dalam rotasi tersebut, posisi Kabareskrim kini dipercayakan kepada Inspektur Jenderal Polisi Asep Safrudin yang semasih belumnya menjabat Kapolda Kepulauan Riau.
Ia menggantikan Komisaris Jenderal Polisi Syahardiantono. Posisi Wakil Kabareskrim juga berganti dari Irjen Polisi Nunung Syaifuddin kepada Brigadir Jenderal Polisi Putu Putera Sadana.
