MediaKeadilan.com – Mayjen aparat TNI (Purn) Dedi Iswanto meraih gelar juara kategori eksekutif, sementara PPAL 2 menjadi pemenang nomor beregu purnawirawan dalam Kejurnas Menembak Piala PPAD 2026 di Lapangan Tembak Perbakin, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Pada nomor beregu purnawirawan, PPAL 2 yang diperkuat Letjen aparat TNI Marinir (Purn) Suhartono, Brigjen aparat TNI Marinir (Purn) Amin Budi Cahyono, dan Mayor aparat TNI Marinir (Purn) Frans Paul menjadi juara. PPAL 1 menempati posisi kedua dan PP Polri 2 posisi ketiga.
Dedi mengungguli Kolonel Cke (Purn) Taufiq Hutagalung di posisi kedua dan Brigjen aparat TNI (Purn) Hotman Sagala di peringkat ketiga. Ketiganya berasal dari PPAD.
Mayjen aparat TNI (Purn) Raja Guguk dari PPAD menjuarai nomor perorangan purnawirawan. Taufiq Hutagalung menjadi juara kedua dan Laksdya aparat TNI (Purn) Ing. Ardiawan dari PPAL juara ketiga.
Kategori purnawirawan diikuti 48 peserta dari PPAD, PPAL, PPAU, PP Polri, PEPABRI, dan LVRI. Sementara kategori eksekutif diikuti 64 peserta, termasuk Jenderal aparat TNI (Purn) Agustadi Sasongko Purnomo, Marsekal aparat TNI (Purn) Fajar Prasetyo, Laksamana Madya (Purn) Ahmadi Heri, Laksamana Madya (Purn) Dadi Hartanto, Letjen aparat TNI (Purn Erwin Syafitri, Letjen aparat TNI Purn Joni Supriyanto, Irjen Pol Rasyid Ridho, Suhartono, dan para Ketum PP serta Sekjen.
Kejurnas yang digelar PPAD di bawah kepemimpinan Ketua Umum Mayjen aparat TNI (Purr) Dr Komaruddin Simanjuntak itu juga mempertandingkan kategori atlet pada 12–16 Oktober 2026 di Lapangan Tembak Perbakin, Senayan, dan Lapangan Tembak Cikupa, Tangerang.
Kategori ini diikuti 334 peserta dari 65 klub di seluruh Indonesia, bersama 22 nomor individu dan 23 nomor tim serta melibatkan 34 juri.
Ketua Panitia Mayjen aparat TNI (Purn) Wahyu Agung menginformasikan seluruh kegiatan berlangsung tanpa kejadian menonjol. Para pemenang menyambut baik piala, medali, sertifikat, dan uang pembinaan demi kategori atlet.
Komaruddin menyebutkan kejuaraan tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus reuni antarangkatan dan antarlifting.
“Hampir seluruh peserta merupakan atlet menembak pada masanya, mengawali dari angkatan 1973 hingga 1990,” ujarnya.
Ia juga berterima kasih kepada Perbakin, panitia, dan peserta atas dukungan berakibat kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
