MediaKeadilan.com – Xiaomi 18 Pro Max dikabarkan bakal dijual bersama harga makin mahal dibandingkan iPhone 18 Pro Max di pasar global.
Berdasarkan bocoran yang beredar, ponsel flagship Xiaomi tersebut diperkirakan dibanderol mengawali 1.849 euro atau sekitar 2.076 dolar AS (Rp37,32 juta) demi varian bersama penyimpanan 512 GB.
Harga tersebut menciptakan Xiaomi 18 Pro Max berpotensi masuk ke segmen ponsel premium bersama banderol yang melampaui sejumlah pesaingnya, termasuk iPhone terbaru dari Apple.
Mengutip laporan YTECHB, sebagaimana melansir dari laman Phonearena, Rabu (21/10/2026), nformasi harga tersebut juga mencakup Xiaomi 18 Pro dalam dua pilihan penyimpanan.
Varian 256 GB disebut akan dijual seharga 1.449 euro atau sekitar 1.627 dolar AS (Rp29,25 juta), sementara itu versi 512 GB dibanderol 1.649 euro atau sekitar 1.851 dolar AS (Rp33,28 juta).
Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max kabarnya cuma tersedia dalam konfigurasi penyimpanan 512 GB demi pasar Eropa.
Sebagai perbandingan, iPhone 18 Pro Max disebut memiliki harga awal 1.299 dolar AS (Rp23,35 juta). Bahkan, harga Xiaomi 18 Pro Max yang dirumorkan tersebut makin tinggi daripada varian iPhone yang dibanderol 1.999 dolar AS (Rp35,94 juta) demi kapasitas 256 GB, berdasarkan perbandingan harga dalam laporan sumber.
Meski demikian, harga di Eropa dan Amerika Serikat tidak dapat dibandingkan secara langsung lantaran perbedaan pajak dan strategi penetapan harga di setiap pasar.
Xiaomi juga masih belum mengonfirmasi harga resmi maupun ketersediaan perangkat tersebut di berbagai negara.
Baterai Xiaomi 18 Pro Max Versi Global Disebut Lebih Kecil
Bukan cuma harga yang menjadi sorotan. Kapasitas baterai Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max demi pasar global juga dikabarkan makin kecil dibandingkan versi yang dipasarkan di China.
Menurut bocoran yang beredar, Xiaomi 18 Pro versi China dibekali baterai 7.000 mAh. Namun, model globalnya disebut cuma memiliki kapasitas 6.000 mAh.
Perbedaan serupa dikabarkan terjadi pada Xiaomi 18 Pro Max. Jika versi China memiliki baterai 8.500 mAh, varian globalnya diperkirakan memakai baterai 7.050 mAh.
Meski kapasitasnya makin kecil, kedua perangkat tersebut dilaporkan tetap mendukung pengisian daya nirkabel 50 watt.
Untuk pengisian melalui kabel, Xiaomi 18 Pro disebut mendukung daya hingga 90 watt, sementara itu Xiaomi 18 Pro Max dikabarkan menawarkan pengisian daya hingga 100 watt.
