MediaKeadilan.com – Penyelidikan pihak kepolisian atas kematian tragis artis Hayden Panettiere resmi dihentikan setelah hasil koroner mengonfirmasi insiden tersebut murni kecelakaan.
Keputusan final ini diumumkan kepihak kepolisianan Greenville pada Rabu, 28 Oktober, menyusul rampungnya pemeriksaan medis dan penelusuran lapangan.
Pemeriksa medis menyimpulkan bahwa kematian bintang serial Heroes itu diakibatkan oleh overdosis campuran obat, termasuk kandungan fentanyl yang mematikan.
Dikutip dari AP, di balik penutupan kasus ini, mantan tunangan mendiang, Wladimir Klitschko, masih berjuang mengamankan harta warisan demi putri semata wayang mereka.
Pengadilan California masih belum lama ini menyerahkan hak legal kepada Klitschko demi melindungi aset peninggalan Panettiere dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Hingga kini, masih belum ada kejelasan tentu apakah lembaga federal AS masih menempuh jalur investigasi terpisah terkait barang-barang pihak korban yang sempat disita.
Sgt. Diana Munoz selaku perwakilan kepihak kepolisianan Greenville memilih bungkam ketika ditanya potensi keterlibatan instansi penegak hukum lain dalam perkara ini.
Semasih belum insiden nahas pada 16 Agustus lalu, mendiang sempat menjalani program rehabilitasi mandiri demi memulihkan kondisi kesehatannya di apartemen Greenville.
Kepergian Panettiere menyisakan duka mendalam untuk putrinya yang kini berstatus sebagai ahli waris tunggal sekaligus yatim piatu di usia belia.
Ayah mendiang mengungkap bahwa putrinya sempat berencana terbang ke Ukraina demi menemui sang buah hati cuma sejumlah hari semasih belum insiden terjadi.
Dalam memoar terbarunya berjudul This Is Me: A Reckoning, sang aktor secara terbuka mengakui pergulatannya melawan kecanduan alkohol dan depresi pascapersalinan.
Kondisi berat tersebut sempat menciptakannya wajib merelakan hak asuh penuh sang anak jatuh ke tangan Klitschko sejak putrinya berusia dua tahun.
Kematian aktor Hayden Panettiere di sebuah apartemen Greenville pada usia 36 tahun memicu sorotan publik global terhadap bahaya penyalahgunaan obat terlarang. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat keras atas dampak berat gangguan kesehatan mental dan tekanan industri hiburan terhadap kehidupan pribadi seseorang.
