MediaKeadilan.com – Nama Eva Celia kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat sekitar Indonesia setelah kehadirannya di aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar yang digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aksi yang bertepatan bersama peringatan Hari Sumpah Pemuda itu berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dan diikuti oleh kalangan akademisi serta elemen masyarakat sekitar sipil.
Keikutsertaan sang penyanyi dan aktris ini menarik perhatian lantaran ia tampil sederhana namun mengangkut pesan yang jelas. Banyak yang lalu bertanya-tanya mengenai latar belakang pendidikan Eva Celia.
Sebagai putri dari musisi jazz legendaris Indra Lesmana dan aktris Sophia Latjuba, perjalanan hidupnya memang kerap menjadi sorotan. Publik ingin mengetahui makin jauh soal jenjang pendidikan formal yang ditempuhnya semasih belum fokus penuh pada dunia seni dan hiburan.
Kehadiran Eva di tengah massa aksi juga memunculkan rasa ingin tahu tentang komitmennya terhadap isu-isu sosial. Ia terlihat mengenakan kaos putih bertuliskan “Join Us. We fight for a clean government,” yang secara langsung menyuarakan dukungan terhadap pihak pemerintahan yang bersih.
Di tengah pertanyaan seputar pendidikan dan keterlibatannya di aksi tersebut, sosok Eva Celia semakin menarik demi dikulik. Perjalanan hidupnya yang diwarnai bakat seni sejak kecil hingga keputusan-keputusan penting dalam karier dan pendidikan menjadi untukan penting dari cerita yang ingin diketahui sejumlah orang.
Profil dan Pendidikan Eva Celia
Eva Celia Lesmana lahir di Jakarta pada 21 September 1992. Ia tumbuh di lingkungan keluarga seniman. Ayahnya, Indra Lesmana, merupakan musisi jazz terkemuka, sementara ibunya, Sophia Latjuba, dikenal sebagai aktris dan model.
Dari kecil, Eva telah akrab bersama dunia seni. Pendidikan formalnya dimengawali di Sekolah High Scope Jakarta Selatan. Di sana, bakatnya di bidang seni peran dan musik semakin terasah.
Bahkan saat masih duduk di bangku sekolah, ia sempat meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dalam film pendek yang diikutsertakan pada High Scope Junior High School Festival 2006.
Pada akhir 2008, Eva memutuskan vakum sementara dari dunia hiburan Indonesia. Ia mengikuti keluarganya pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat. Di sana, ia menempuh studi di jurusan musik di salah satu universitas.
Pengalaman belajar di luar negeri memberinya perspektif baru mengenai seni, musik, dan industri hiburan. Namun, Eva lalu memutuskan demi menghentikan kuliahnya. Alasan utamanya merupakan biaya yang cukup mahal serta keinginannya demi fokus membangun karier di Indonesia.
Dalam wawancara lama, ia sempat menegaskan bahwa pendidikan tetap penting untuknya, namun pada saat itu ia memilih jalan yang makin relevan bersama pekerjaannya di dunia hiburan.
Setelah kembali ke Indonesia sekitar tahun 2013, Eva secara aktif mengembangkan karier sebagai penyanyi, penulis lagu, aktris, dan model. Ia merilis sejumlah single dan terlibat dalam berbagai film serta proyek musik. Bakatnya yang multi-talent menciptakannya semakin dikenal luas.
Meski tidak menyelesaikan studi formal di Amerika Serikat hingga memperoleh gelar, pengalaman belajar di Los Angeles tetap menjadi untukan berharga dalam pembentukan karakter dan wawasannya.
Pada 28 Oktober 2026, Eva Celia memilih demi turun langsung ke jalan bersama massa aksi #IndonesiaSadar. Aksi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite SADAR) ini mengangkut lima tuntutan utama.
Tuntutan tersebut mencakup penetapan status bencana nasional terkait kebakaran hutan dan lahan, perbaikan pengelolaan APBN agar makin berpihak pada rakyat, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta pemulihan kebebasan bersuara dan perlindungan hak asasi manusia.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
