MediaKeadilan.com – Nama Raffi Ahmad tengah jadi sorotan publik pasca menghadiri deklrasi sumpah pemuda kalangan akademisi 2026 di Bundara HI.
Acara tersebut jadi kontroversial lantaran diketahui, sejumlah orang yang mengenakan jas almamater terbukti bukan kalangan akademisi dan mengaku dibayar demi hadir di acara tersebut.
Gelombang boikot pun menggema di masyarakat sekitar. Sejumlah acara yang diketahui digagas oleh korporasi Raffi Ahamd diboikot musisi dan masyarakat sekitar.
Kekinian Raffi Ahmad mengimbau maaf dan mengaku kehadirannya sebatas sebagai tamu yang diundang oleh penyelanggara, yakni Polda Metro Jaya.
Mengawali perjalanan sebagai aktor ketika masih remaja, Raffi lalu menjelma menjadi presenter papan atas, penyanyi, produser, hingga pengusaha.
Namun, perjalanan karier suami Nagita Slavina itu tidak senantiasa berjalan mulus.
Pada 2013, namanya menjadi sorotan nasional setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek rumahnya terkait kasus penyalahgunaan narkotika.
Lebih dari satu dekade berselang, perjalanan Raffi memasuki babak baru.
Raffi dipercaya Presiden Prabowo Subianto demi mengemban jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Berawal dari Peran Figuran
Raffi Ahmad mengawali perjalanan di industri hiburan ketika usianya masih belia. Bahkan, ia telah mengawali terlibat dalam dunia akting saat masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
Salah satu penampilan awalnya merupakan ketika menjadi pemeran pendukung dalam serial televisi Tunjuk Satu Bintang pada 2002.
Setelah itu, Raffi mengawali memperoleh makin sejumlah kesempatan demi tampil dalam sinetron, film televisi (FTV), hingga film layar lebar.
Namanya mengawali dikenal luas setelah membintangi sinetron remaja Senandung Masa Puber pada 2003–2004. Dalam serial tersebut, Raffi beradu akting bersama Bunga Citra Lestari.
Kariernya di dunia akting semakin berkembang. Salah satu film yang ikut mengangkat namanya merupakan Love Is Cinta, yang dibintangi bersama Acha Septriasa dan Irwansyah.
