Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video ‘Rakyat Jelata’

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Komika Kiky Saputri akhirnya menyerahkan klarifikasi, setelah sebuah video lawas yang dikenal lantaran ucapan “Rakyat Jelata” kembali beredar luas dan memicu perdebatan di media sosial.

Melalui unggahan di akun Instagram-nya pada Rabu (4/11/2026), Kiky menyerahkan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat sekitar yang merasa tersinggung atas perkataannya.

Kiky menyadari bahwa pilihan kata yang ia gunakan dalam video tersebut dinilai kurang tepat oleh seuntukan kalangan, terlepas dari maksud awal saat video itu direkam.

“Pertama-tama aku ingin mengimbau maaf kepada teman-teman yang merasa tersinggung bersama ucapan dalam video tersebut. Aku memahami bahwa ada pilihan kata yang barangkali terdengar kurang tepat, terlepas dari maksud saat itu,” tulis Kiky mengawali penjelasannya.

Bongkar Konteks di Balik Video 2023

Guna meluruskan polemik yang berkembang, Kiky membeberkan konteks di balik momen tersebut.

Ia menerangkan bahwa video itu diambil pada tahun 2023 lalu, saat ia bersama sejumlah pengisi acara diundang demi menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat.

Dalam rangkaian perjalanan dinas itu, Kiky dan rekan-rekannya berkesempatan terbang dalam satu pesawat bersama Menteri Perhubungan yang menjabat pada saat tersebut.

Terkait celetukan “rakyat jelata” yang menuai sorotan, komika yang kerap me-roasting para aparatur negara publik ini menegaskan bahwa ucapannya tersebut lahir dari gaya komedi sarkastik yang biasa ia bawakan.

Ia bermaksud menyindir fenomena pamer kemewahan (flexing) yang kala itu marak diperbincangkan publik, bukan demi merendahkan masyarakat sekitar.

Bahkan, Kiky menyebut istilah itu justru ditujukan demi menertawakan dirinya sendiri yang baru pertama kali merasakan fasilitas pesawat jet pribadi.

“Begitu pula bersama ucapan dalam video tersebut, termasuk penggunaan kata ‘rakyat jelata’, yang sebenarnya aku maksudkan sebagai sindiran terhadap fenomena flexing pada saat itu, dan bukan demi merendahkan masyarakat sekitar. Karena aku pun memposisikan diri sebagai ‘rakyat jelata’ yang baru pertama kali naik private jet,” imbuhnya.

Jadikan Pelajaran Berharga

Meski berakar dari candaan satir, istri Muhammad Khairi ini mengakui adanya celah persepsi antara niat penutur dan penerimaan publik.

Kiky menyadari statusnya sebagai figur publik menuntut kehati-hatian yang makin besar dalam berkomunikasi di ruang terbuka.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article