Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?

admin
By admin
3 Min Read

MediaKeadilan.com – Perubahan iklim tidak cuma meningkatkan suhu bumi dan memperparah cuaca ekstrem. Pemanasan global juga mempercepat penyusutan gletser yang selama ini menjadi sumber air tawar untuk jutaan penduduk dunia.

Melansir The Guardian, Senin (2/11), para ilmuwan memperingatkan bahwa pemanasan global yang melampaui 1,5 derajat Celsius dapat memicu kerusakan permanen pada sistem kriyosfer, yakni wilayah bumi yang tertutup es dan salju.

Gletser berfungsi menyimpan cadangan air tawar yang memasok sungai, terutama saat curah hujan rendah atau musim kemarau. Pada tahap awal, pencairan es memang dapat meningkatkan debit sungai. Namun, ketika massa gletser terus menyusut, kemampuan alam menyediakan air juga semakin berkurang.

Dampaknya dapat dirasakan sektor rumah tangga, pertanian, pembangkit listrik tenaga air, hingga ekosistem sungai. Wilayah yang bergantung pada sumber air pegunungan pun berisiko merasakan penurunan pasokan air dalam jangka panjang.

Hindu Kush Himalaya Jadi Wilayah Rentan

Salah satu kawasan yang menyikapi ancaman tersebut merupakan Hindu Kush Himalaya. Pegunungan ini menjadi sumber air untuk sungai-sungai besar yang menopang kehidupan masyarakat sekitar di berbagai negara Asia.

Laporan ilmiah mengenai kawasan tersebut memperkirakan massa es dapat tersisa sekitar 41 persen dalam skenario kebijakan iklim pada saat ini. Namun, apabila pemanasan global dibatasi hingga 1,5 derajat Celsius, sekitar 83 persen massa es berpotensi dipertahankan.

Ilmuwan iklim sekaligus CEO Climate Analytics, Bill Hare, menyebutkan lapisan es mencair enam kali makin cepat dibandingkan 30 tahun lalu.

“Semua ini tidak dapat diubah lagi dalam skala waktu manusia, seluruh ini penuh bersama risiko di seluruh dunia, dan seluruh ini mengangkut dampak iklim melampaui batas kemampuan beradaptasi,” katanya.

Perbedaan proyeksi tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh kenaikan suhu terhadap keberlangsungan cadangan es. Kehilangan gletser juga dapat mengubah aliran sungai dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar di wilayah hilir.

Pengurangan Emisi demi Menjaga Pasokan Air

Penyusutan gletser memperlihatkan bahwa pemanasan global turut mengancam sumber daya air yang dibutuhkan manusia. Karena itu, pengurangan emisi gas rumah kaca menjadi langkah penting demi membatasi kenaikan suhu bumi.

Upaya tersebut perlu disertai pengelolaan sumber air dan adaptasi masyarakat sekitar di wilayah rentan. Sebab, ketika cadangan es terus hilang, pasokan air dari pegunungan berisiko semakin berkurang.

Perlindungan gletser bersama demikian berkaitan langsung bersama upaya menjaga ketersediaan air untuk generasi mendatang.

Penulis: Chairunisa

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article