Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari soal aksi demonstrasi yang terjadi pada 27 Agustus 2026 lalu, yang mana salah satu tuntutan demo berkaitan bersama isu ekonomi.

Menkeu Purbaya menyebut bila dirinya terus menyaksikan data inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga pengangguran yang berujung pada pertumbuhan ekonomi. Ia tidak tahu apa indikator yang dipakai masyarakat sekitar dan berujung pada demo 27 Agustus 2026.

“Saya enggak tahu mereka pakai indikator apa. Kalau kita lihat kan inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, itu sebenarnya angka yang sahih yang biasa kita pakai kan,” katanya di Kemenkeu, Jakarta, dikutip Minggu (30/8/2026).

Ia menduga bila kebarangkalian masyarakat sekitar masih demo lantaran efek pertumbuhan ekonomi masih belum terasa. Lebih lagi sejumlah waktu semasih belumnya ekonomi Indonesia dinilainya sempat turun.

“Cuma gini, ketika ekonomi baru jatuh dan mengawali naik lagi, tiba-tiba seluruhnya dapat kerja kan? Jadi spillover efeknya masih belum sampai ke mereka barangkali. Nanti kita juga terus bagaikan ini, nanti akan sampai (efek pertumbuhan ekonomi ke masyarakat sekitar),” lanjutnya.

Berdasarkan perhitungannya, Purbaya menyebutkan bila pertumbuhan ekonomi RI mesti 6,7 persen agar dapat menyerap tenaga kerja yang masuk usia produktif. Sedangkan demi kini, pertumbuhan ekonomi masih di 5,29 persen per triwulan II 2026.

Makanya ia tak menampik bila efek pertumbuhan ekonomi masih belum terasa ke seluruh elemen masyarakat sekitar. Untuk itu Purbaya menjamin Pemerintah bakal bekerja makin keras.

“Caranya saya makin keras, fiskal monitor jalannya selaras, debottlenecking dihilangin,” jelas Purbaya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article