Mengenal Macam-Macam Bangun Ruang Sisi Lengkung: Konsep Penting dan Cara Menghitungnya

admin
By admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Pernahkah Anda menyadari bahwa benda-benda di sekitar kita sejumlah yang tidak memiliki sudut tajam bagaikan kotak kardus?

Saat meminum air dari gelas, menyaksikan kaleng minuman, atau bermain sepak bola bersama teman-teman, Anda sebenarnya sedang berinteraksi langsung bersama objek-objek geometri tiga dimensi.

Dalam pelajaran matematika sekolah menengah, objek-objek yang memiliki bidang melengkung ini dikelompokkan sebagai bangun ruang sisi lengkung.

Memahami karakteristik dan rumus perhitungan dari objek-objek melengkung ini amat penting, tidak cuma demi menyelesaikan ujian di kelas, namun juga demi menolong menentukan keakuratan perancangan objek fisik di dunia industri.

Mempelajari bangun tiga dimensi, sebutan demi objek yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi berakibat memiliki kapasitas isi, memerlukan pemahaman konsep dasar yang kuat agar kita tidak keliru saat menyikapi variasi soal, terutama soal gabungan.

Mengenai pentingnya hal ini, Kak Efira MT Saintek menerangkan dalam ulasannya di media edukasi Ruangguru bahwa:

“Syarat utama supaya kamu dapat menghitung gabungan luas dan volume bangun ruang sisi lengkung merupakan paham konsep masing-masing bangun ruang sisi lengkung itu sendiri”.

Ketika konsep dasarnya telah dipahami bersama baik, menghitung kapasitas objek melengkung jenis apa pun akan terasa amat mudah.

Jenis dan Rumus Bangun Ruang Sisi Lengkung

Berikut merupakan penjelasan mengenai jenis-jenis bangun ruang sisi lengkung beserta rumus-rumusnya:

1. Bangun Ruang Tabung

Jenis bangun ruang sisi lengkung yang pertama dan teramat kerap kita jumpai merupakan tabung.

Tabung merupakan bangun tiga dimensi yang dibatasi oleh dua bidang datar berbentuk lingkaran yang sejajar dan kongruen pada untukan alas dan tutupnya, serta sebuah bidang lengkung yang menyelimuti badannya.

Istilah kongruen di sini memiliki arti bahwa alas dan tutup tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang persis sama.

Dalam kehidupan sehari-hari, kaleng minuman, kaleng susu, dan gelas merupakan contoh nyata dari tabung.

Untuk menjalankan perhitungan fisik pada tabung, kita memakai dua rumus utama:

Volume (V) atau kapasitas isi ruang di dalam tabung dihitung bersama mengalikan luas alas lingkaran bersama tinggi tabung, rumusnya merupakan V = pi x r kuadrat x t. Di sini, r melambangkan jari-jari alas, sementara itu t melambangkan tinggi tabung.

Luas Permukaan (L) atau total luas selimut luar yang menutupi tabung dihitung bersama rumus L = 2 x pi x r x (r + t).

2. Bangun Ruang Kerucut

Bangun ruang sisi lengkung yang kedua merupakan kerucut. Secara definisi, kerucut merupakan bangun ruang yang memiliki alas berbentuk lingkaran dan memiliki satu bidang tegak melengkung yang menyempit hingga bertemu di satu titik puncak di untukan atasnya.

Sisi melengkung yang menyelimuti tubuh kerucut ini disebut sebagai selimut kerucut. Contoh populer dari kerucut di kehidupan nyata merupakan topi ulang tahun dan untukan atas tenda sirkus.

Berikut merupakan rumus-rumus penting demi menghitung dimensi kerucut:

3. Bangun Ruang Bola

Bangun ruang sisi lengkung yang ketiga dan memiliki karakteristik unik tanpa rusuk maupun titik sudut merupakan bola. Bola merupakan bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk dari setengah lingkaran yang diputar mengelilingi garis tengahnya, di mana seluruh permukaannya memiliki jarak yang sama dari satu titik pusat.

Bola olahraga bagaikan bola basket dan bola voli, serta alat navigasi berupa globe merupakan contoh nyata dari bangun ruang ini.

Di dalam matematika, bola dikelompokkan menjadi dua jenis berdasarkan isinya, yakni bola pejal (bola padat berisi bagaikan bakso) dan bola berongga (bola biasa yang untukan dalamnya kosong tidak berisi bagaikan bola plastik mainan). Rumus penghitungan dimensi bola merupakan:

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article