Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Bupati Syok Netizen Kasih Komentar Pedas

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Bupati Syok Netizen Kasih Komentar Pedas

Viral video detik-detik jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ambruk saat diresmikan.

Jembatan tersebut dilaporkan anjlok ketika dilintasi sekitar 50 orang. Dalam rombongan itu terdapat Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, serta Dandim 0626 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.

Peristiwa terjadi ketika rombongan kepala daerah berupaya melintasi jembatan setelah prosesi peresmian.

Salah satu angkur atau konstruksi pengikat dilaporkan patah berakibat struktur jembatan tiba-tiba merasakan penurunan.

Tidak ada pihak korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, sejumlah orang dilaporkan merasakan luka lecet, termasuk Kepala Dinas PU, sementara Bupati Citra Pitriyami tampak terguncang akibat insiden tersebut.

Dugaan awal menyebut jembatan merasakan kemakinan beban atau overload lantaran dilintasi sekitar 50 orang secara bersamaan.

Video viral yang memperlihatkan jembatan itu ambruk pun ramai dikomentari oleh netizen.

Mereka menilai aspek keselamatan dan kapasitas jembatan semestinya menjadi perhatian semasih belum digunakan.

“Gini bila aparatur negara isinya orang-orang pekok. Sudah jelas ada batas kapasitas daya tahan jembatan terhadap beban malah pakai acara rame-rame jalan bareng,” tulis pengguna Thread.

“Bukan kemakinan kapasitas tapi konstruksi dari awal emang kurang SNI,” timpal akun lainnya.

Netizen lain mengaitkan insiden tersebut bersama kualitas material, rancangan bangunan, keselamatan kerja, hingga dugaan korupsi.

“Hal itu tidak akan terjadi apabila material, rancang bangun dan K3-nya dijalankan bersama benar,” tulis akun tersebut.

Sorotan terhadap jembatan yang rusak sesaat setelah peresmian juga menciptakan sejumlah netizen mengangkut isu anggaran pembangunan.

“Kapasitas overload, ditambah 100 persen 65 persen anggaran yang diserap, 35 persennya menguap ke mana ya, hehehe,” tulisnya.

“Suka deh sama negara yang value seremonial dan korupsinya didahulukan gini.” sindir akun lainnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article