Dari Komedi ke Tarik Suara, Rudal Timur Perkenalkan RUTIM

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Setelah sukses mencuri perhatian publik lewat berbagai konten komedi yang viral di media sosial, grup Rudal Timur kini resmi menjalankan ekspansi ke dunia tarik suara. Sebagai langkah awal, unit ini memperkenalkan singel perdana mereka bertajuk RUTIM.

Rudal Timur yang selama ini identik bersama tawa dan canda, kini berupaya menawarkan harmoni lewat nada. Identitas asli mereka yang energik dan responsif tetap dipertahankan.

Nama Rudal Timur sendiri tak muncul secara tiba-tiba. Grup ini merupakan buah dari penyatuan talenta-talenta berbakat yang mewakili wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, hingga Papua. Anggotanya terdiri dari empat sosok yang telah akrab untuk pengguna media sosial, yakni Kristianus Sodho, Reinold R. Lawalata, Simson Yermia Libing, dan Yohanis Pangkey.

Pemilihan nama “Rudal” memiliki filosofi yang cukup dalam, yakni melambangkan kecepatan dan ketangguhan para personelnya dalam mengeksekusi ide-ide kreatif menjadi konten yang menarik.

Singel perdana RUTIM diproduksi di bawah bendera Rudal Timur Universe Production. Lagu ini merupakan hasil kolaborasi bersama Komunitas Mantra Timur yang dirancang demi menghadirkan nuansa yang autentik.

Pendengar akan disuguhi perpaduan lirik yang memikat bersama karakter vokal masing-masing personel yang khas. Aransemennya pun dikemas bersama sentuhan modern agar relevan bersama telinga pendengar generasi muda pada saat ini.

Joana Kania, selaku Founder Rudal Timur, dalam siaran pers yang diterima MediaKeadilan.com, Sabtu (29/8) menerangkan bahwa wadah ini dibentuk bukan cuma demi melahirkan komika atau konten kreator.

“Kami ingin menyebarkan energi positif melalui kolaborasi terbuka. Musik merupakan bahasa universal, dan melalui RUTIM, kami ingin menyampaikan pesan bermakna bersama cara yang menghibur,” katanya.

Rudal Timur tak main-main menggarap singel debut mereka. Sejumlah nama besar terlibat di balik layar bagaikan Andreas Jengkui Nofrianto Liefofid (UNCLE 2NG), Ignasius Nong Tuda (NONGIZ), Agustinus Aroebasa Nauw ($uga), dan Stepi Afloubun (Etanflo).

Sisi aransemen musik ditangani oleh Mateus Angelius Ndae (AnjelloMN), Ignasius Nong Tuda, serta Yakobus Ola Manuk (Ade Jeee). Untuk mengonfirmasi kualitas audio yang mumpuni, proses mixing dan mastering diserahkan sepenuhnya kepada Ignasius Nong Tuda.

Di balik balutan musik dan komedi, Rudal Timur mengangkut misi mulia yang patut diapresiasi. Mereka ingin menjadi agen perubahan dalam mematahkan stigma negatif yang terkadang masih melekat pada masyarakat sekitar Indonesia Timur.

Melalui karya-karyanya, grup ini ingin menonjolkan sisi eksotis pariwisata, kekayaan budaya, serta potensi seni daerah yang luar biasa.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article