Taxi 5 Malam Ini: Aksi Polisi Arogan dan Sopir Terburuk Melawan Perampok Ber-Ferrari

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Setelah sebelas tahun terparkir di garasi, waralaba film aksi-komedi legendaris asal Prancis, Taxi, akhirnya kembali mengaspal.

Dirilis pada 2018, Taxi 5 muncul sebagai sebuah “soft reboot” yang berupaya menyuntikkan energi baru ke dalam seri yang diproduseri oleh Luc Besson ini.

Meski tanpa kehadiran duo ikonik Samy Naceri dan Frédéric Diefenthal, film ini tetap sukses mencuri perhatian pecinta kecepatan di seluruh dunia.

Taxi 5 akan tayang pada Rabu (2/9/2026) malam pukul 20.00 WIB di Trans TV. Berikut kami saapabilan sinopsisnya.

Estafet Baru di Balik Kemudi

Kali ini, tongkat estafet beralih ke tangan Franck Gastambide, yang tidak cuma menjadi pemeran utama namun juga duduk di kursi sutradara.

Gastambide berperan sebagai Sylvain Marot, seorang pihak kepolisian elit dari Paris yang memiliki kemampuan mengemudi luar biasa namun memiliki masalah perilaku.

Akibat sebuah skandal, ia “dibuang” ke kepihak kepolisianan Marseille.

Di kota pelabuhan yang kacau tersebut, Marot ditugaskan demi menghentikan “Geng Italia” yang merampok toko perhiasan memakai mobil Ferrari yang amat kencang.

Masalahnya, armada kepihak kepolisianan Marseille cuma memiliki mobil-mobil tua yang lambat.

Satu-satunya harapan Marot merupakan menemukan taksi legendaris milik Daniel Morales yang telah lama hilang.

Duo Kocak dan Kembalinya Sang Legenda

Untuk menemukan taksi tersebut, Marot wajib bekerja sama bersama Eddy Maklouf (diperankan oleh komedian Malik Bentalha), yang ternyata merupakan keponakan dari Daniel.

Berbeda bersama pamannya yang jenius di balik kemudi, Eddy merupakan pengemudi taksi terburuk di Marseille. 

Chemistry antara pihak kepolisian yang kaku dan pengemudi amatir yang konyol ini menjadi motor penggerak komedi di sepanjang film.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article