Ariana Grande Resmi Rehat dari Dunia Hiburan Usai Konser Penutup di London

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Ariana Grande resmi menyapa penggemar demi terakhir kalinya di panggung O2 Arena London semasih belum menghentikan seluruh aktivitas publiknya. Langkah mundur ini menandai jeda panjang sang bintang dari sorotan media dan industri pertunjukan dunia.

Keputusan pensiun sementara ini diambil setelah tekanan intens publik terhadap fisik dan kondisi kesehatannya sepanjang sejumlah bulan terakhir. Penyanyi berusia 33 tahun tersebut memilih memprioritaskan kesehatan mental serta batasan pribadinya.

Pembatalan keterlibatan dalam pementasan teater Sunday in the Park with George di Barbican London menjadi bentuk nyata pengunduran dirinya. Rekan mainnya dalam film Wicked, Jonathan Bailey, juga menegaskan mundur dari produksi pementasan tersebut.

Penyanyi papan atas ini tidak mampu menahan haru saat melantunkan tembang One Last Time di hadapan puluhan ribu penonton. Lagu tersebut memiliki makna emosional mendalam sebagai bentuk penghormatan untuk para pihak korban tragedi bom Manchester 2017.

“London, saya butuh bantuan kalian demi menyanyikan lagu ini,” ucap Grande sambil berlutut agar dapat berjarak dekat bersama penonton, dilaporkan BBC Inggris, Rabu (2/9/2026).

Kendati sempat merasakan cedera kaki yang memaksanya mengganti sepatu hak tinggi bersama sepatu platform knee-high, performa vokalnya tetap memukau. Grande terus memperlihatkan profesionalisme tinggi hingga detik-detik terakhir penampilannya.

Ia menyampaikan apresiasi teramat mendalam kepada seluruh penggemar yang terus menyerahkan dukungan moral tanpa henti. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan bersama penuh rasa haru semasih belum ia mengakhiri aksinya di atas panggung.

“Ini merupakan salah satu pengalaman teramat indah dan luar biasa dalam hidup saya, dan saya cuma ingin membeberkan rasa terima kasih tanpa menangis sejadinya,” tutur Grande di panggung.

“Saya akan senantiasa menghargai pengalaman ini. Saya memiliki penggemar terbaik di seluruh dunia dan akan senantiasa begitu. Terima kasih atas seluruh usaha kalian dan terus menciptakan ini amat spesial,” lanjutnya.

“Saya menikmati setiap menit dari momen ini bersama kalian seluruh dan saya cuma ingin mengonfirmasi bahwa saya telah menyampaikan betapa bersyukurnya saya,” tambah sang pelantun lagu Break Free.

Gelombang spekulasi liar mengenai bentuk tubuh dan berat badannya di media sosial menjadi pemicu utama keputusan ini. Sorotan konstan publik dinilai telah melampaui batas kenyamanan pribadi sang artis.

Perwakilan resmi Grande menegaskan bahwa langkah mundur dari hadapan publik murni didikarenakankan oleh perlakuan pengawasan publik yang tiada henti. Keputusan tersebut diambil secara sadar demi mengembalikan kontrol atas kehidupannya sendiri.

Meski demikian, Grande mengklarifikasi bahwa jeda ini telah dirancang sejak jauh hari dan bukan lantaran pengaruh rumor negatif. Ia menegaskan bahwa setiap manusia memiliki batas kemampuan dan memerlukan waktu demi beristirahat dari tekanan kerja.

“Saya mendengar penggemar saya khawatir bahwa narasi negatif merusak suasana demi saya, tapi… itu sama sekali tidak benar,” tegas Grande saat tampil di Chicago.

“Batasan perlu ditetapkan, manusia memang membutuhkan istirahat sesekali,” sambungnya demi menenangkan kegelisahan para penggemarnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article