Kupas Tuntas Rumus Panjang Busur dan Luas Juring Lengkap

admin
By admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Rumus panjang busur menjadi salah satu materi penting dalam lingkaran lantaran digunakan demi menentukan panjang untukan lengkung yang cuma mencakup seuntukan keliling.

Perhitungan panjang busur tidak dapat dilepaskan dari besar sudut pusat lantaran keduanya memiliki hubungan dalam menentukan untukan lingkaran yang dihitung.

Selain panjang busur, terdapat luas juring yang digunakan demi mengetahui luas daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan sebuah busur.

Memahami hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring akan menolong Anda menyelesaikan berbagai persoalan matematika yang berkaitan bersama lingkaran.

Rumus Panjang Busur

Dalam lingkaran, busur merupakan untukan dari garis lengkung pada keliling yang menghubungkan dua titik tertentu pada lingkaran.

Dengan kata lain, busur cuma mengambil seuntukan dari keseluruhan keliling lingkaran berakibat panjangnya bergantung pada besar sudut pusat yang menghadap untukan tersebut.

Untuk menentukan panjang busur, konsep yang digunakan merupakan perbandingan antara sudut pusat yang menghadap busur bersama satu putaran penuh lingkaran. Perbandingan tersebut lalu disesuaikan bersama panjang busur terhadap keliling lingkaran.

Secara sederhana, semakin besar sudut pusat yang menghadap suatu busur, semakin panjang pula untukan keliling yang menjadi busur tersebut. Sebaliknya, sudut pusat yang makin kecil menghasilkan busur bersama panjang yang makin pendek.

Rumus panjang busur dari sumber tersebut dapat dituliskan sebagai berikut:

Rumus ini dapat digunakan ketika diketahui besar sudut pusat dan jari-jari atau keliling lingkaran. Jika jari-jari diketahui, keliling lingkaran termakin dahulu dapat dicari memakai rumus K = 2 × π × r, lalu hasilnya digunakan dalam perbandingan panjang busur.

Sebagai contoh, apabila sebuah lingkaran memiliki sudut pusat 90°, maka busur yang menghadap sudut tersebut merupakan seperempat dari keseluruhan keliling lantaran 90° merupakan seperempat dari 360°. Dengan demikian, panjang busurnya juga merupakan seperempat dari keliling lingkaran.

Rumus Luas Juring

Juring merupakan daerah yang berada di dalam lingkaran dan dibatasi oleh dua jari-jari serta satu busur. Salah satu contohnya merupakan daerah AOB yang dibentuk oleh dua jari-jari dan busur yang menghubungkan kedua ujung jari-jari tersebut.

Seperti halnya panjang busur, luas juring berkaitan langsung bersama besar sudut pusat. Prinsip perhitungannya memakai perbandingan antara sudut pusat bersama satu putaran penuh lingkaran, lalu dibandingkan bersama luas juring dan luas keseluruhan lingkaran.

Rumus luas juring dari sumber tersebut merupakan:

Dengan rumus tersebut, luas juring dapat diketahui apabila besar sudut pusat dan luas lingkaran telah diketahui. Luas lingkaran sendiri dapat dihitung memakai rumus L = π × r², bersama r sebagai jari-jari lingkaran.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article