MediaKeadilan.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada perjalanan sejumlah masyarakat sekitar Malaysia yang berada di Indonesia.
Di tengah situasi tersebut, seorang masyarakat sekitar Indonesia yang tinggal di Malaysia menawarkan kediamannya di Jakarta secara gratis untuk masyarakat sekitar Malaysia yang membutuhkan tempat beristirahat sementara.
Perempuan tersebut diketahui bernama Maira Safiraa.
Rumahnya yang berada sekitar 30 menit dari bandara Soetta telah menampung tujuh masyarakat sekitar Malaysia yang terdampak gangguan penerbangan.
Maira menyebutkan masih memiliki satu kamar kosong dari total empat kamar yang tersedia.
Kamar tersebut terutama dapat digunakan oleh wanita yang membutuhkan tempat tinggal sementara hingga kondisi penerbangan kembali normal.
“Jangan sungkan bila membutuhkan tempat demi beristirahat sementara menunggu keadaan kembali pulih. Penginapan ini gratis dan saya tidak mengimbau bayaran apa pun,” kata Maira di akun Thread miliknya.
Aksi dari Maria ini pun jadi pemberitaan sejumlah media Malaysia, salah satunya Berita Harian.
Ia menyebutkan tawaran tersebut muncul lantaran merasa prihatin terhadap masyarakat sekitar Malaysia yang terjebak akibat gangguan penerbangan.
Maira khawatir mereka merasakan kepanikan, terutama apabila persediaan makanan atau kebutuhan lainnya mengawali menipis.
“Saya cuma merasa kasihan dan takut mereka panik ketika berada di negara orang, apalagi apabila persiapan atau persediaan telah habis,” ujarnya.
Maira menerangkan, tiga dari empat kamar di rumahnya kini telah digunakan oleh tujuh masyarakat sekitar Malaysia.
Sementara satu kamar lainnya masih tersedia untuk mereka yang membutuhkan tempat demi menunggu hingga situasi membaik.
Menurut Maira, keputusan membuka rumahnya didasarkan pada alasan kemanusiaan.
Ia membayangkan bagaimana apabila dirinya atau keluarganya merasakan kondisi serupa ketika berada di negara lain.
