4 Lagu Friendzone untuk Mengungkapkan Perasaan Korban Just Friends, Cocok di Instagram Story

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Unggahan di Instagram Story kerap menjadi sarana efektif demi menyampaikan luapan perasaan yang sulit terucap secara langsung. Deretan lagu friendzone dapat dijadikan pilihan musik latar yang pas demi menyerahkan kode halus saat terjebak dalam hubungan Just Friends.

Kondisi mencintai seseorang sendirian di balik label pertemanan kerap mendatangkan rasa galau yang mendalam. Penggunaan musik yang tepat mampu mewakili dilema batin antara ingin melangkah maju atau bertahan di garis batas.

Kumpulan lagu pilihan dari Gaby, TikToker yang hobi beruntuk rekomendasi musik di kontennya. Beberapa lagu friendzones ini barangkali cocok demi kamu yang ingin “ngode” atau menyindir halus pasanganmu di story.

Jason Mraz – If It Kills Me

Lagu ini menceritakan hubungan friendzone tentang seorang pria yang senantiasa menjadi tempat cerita wanita yang ditaksirnya, setiap wanita itu bertengkar bersama pacarnya.

Walaupun telah jatuh hati setengah mati, dia tetap memilih menahan diri dan memendam rasa sesaknya bagaikan sedang berkonsultasi bersama terapis.

Melodinya yang terdengar playful di awal bersama intro suara telepon medis justru membungkus kisah kesedihan yang amat dalam.

A Rocket to the Moon – On a Lonely Night

Lagu ini amat relate demi kamu yang sempat melewati masa-masa indah tumbuh bersama sejak sekolah, mendampingi setiap momen spesialnya.

Tetapi wajib menyikapi kenyataan pahit saat kelulusan tiba. Ketika dia melangkah jauh demi mengejar masa depannya, sementara kamu bertahan di perasaan yang berbeda bersama dirinya.

Hubungan itu terasa makin rumit hingga pilihan terbaik cumalah merelakan dan tetap bertahan sebagai “just friends”.

REO Speedwagon – Can’t Fight This Feeling

Lagu rilisan 1984 ini menggambarkan evolusi perasaan yang berawal dari sekadar pertemanan dan kerap menghabiskan waktu bersama, lalu perlahan tumbuh menjadi cinta yang besar.

Lagu ini mengisyaratkan konflik batin saat perasaan itu telah tidak dapat dikendalikan lagi, namun di saat bersamaan ada ketakutan besar bahwa membeberkan rasa justru akan merusak hubungan yang ada.

Taylor Swift – Superman

Taylor di dalam liriknya memakai metafora gebetannya diibaratkan sosok “Superman” yang senantiasa sibuk bersama dunianya, terbang ke sana-kemari, dan sibuk menyelesaikan urusannya sendiri.

Sementara di sisi lain, tokoh utama cuma dapat berdiri menunggu dari jauh sambil menginginkan suatu hari nanti sang “Superman” akan kembali turun dan menyaksikannya.

Di sinilah letak rasa sakitnya just friends yang diangkat. Kamu memposisikan dia begitu tinggi, memaklumi segala kesibukannya, dan senantiasa siap menjadi support sistem nya. Namun di akhir, kamu sadar bahwa perhatian itu masih belum tentu terbalaskan.

Lirik bagaikan “wishing the flowers were from you, wishing the call was from you” menggambarkan betapa beratnya menunggu sebuah sapaan atau ketentuan kecil yang tidak sempat datang.

Lagu ini menjadi pengingat yang pas buat kamu yang terus berada di garis tunggu demi seseorang yang bahkan tidak sempat menyadari bahwa kamu siap menyerahkan segalanya.

Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article