Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version ‘Jadi Aku (Sekali Saja)’

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Setelah sukses menandai kembalinya ke belantika musik lewat single “Temukan”, penyanyi sekaligus bintang sinetron Fannita Posumah kembali menyerahkan kejutan manis untuk para penggemarnya.

Perempuan yang akrab disapa Fafa ini akan merilis ulang salah satu karya ikoniknya, “Jadi Aku (Sekali Saja)”, dalam versi yang makin segar dan mendalam.

Lagu yang pertama kali menyapa pendengar sekitar lima tahun lalu ini lahir kembali bersama “nyawa” yang berbeda.

Fafa membeberkan bahwa momen ini merupakan waktu yang teramat tepat demi memperkenalkan kembali lagu tersebut kepada generasi pendengar yang makin luas.

“Aku merasa ini momen yang pas demi menghadirkan kembali ‘Jadi Aku (Sekali Saja)’ bersama warna musik yang makin fresh, makin deep, dan emosional, tanpa menghilangkan esensi aslinya yang tetap mewakili perasaan sejumlah orang,” ujar Fafa saat diwawancarai.

Sentuhan Magis Agung Exo

Perbedaan teramat mencolok dalam new version ini terletak pada aransemen musiknya.

Menggandeng Agung Exo sebagai pencipta lagu sekaligus konseptor ide, versi terbaru ini dirancang demi menyentuh relung hati terdalam pendengarnya.

Ada sejumlah improvisasi di untukan lagu yang menciptakan nuansanya terasa makin megah namun tetap intim.

“Ide dari Kak Agung Exo menciptakan aransemen kali ini terasa makin menyentuh. Menurut aku, kedua versi punya keunikan masing-masing, tapi versi terbaru ini menawarkan nuansa yang jauh makin emosional,” katanya,

Sebuah Pesan tentang Empati

Bukan sekadar lagu galau biasa, “Jadi Aku (Sekali Saja)” mengangkut pesan yang amat personal untuk Fafa.

Lagu ini merupakan sebuah jeritan hati tentang keinginan demi dipahami. Fafa ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki perjuangan batin yang kerapkali tidak terlihat oleh mata orang lain.

“Makna terdalamnya merupakan tentang keinginan seseorang demi dapat dipahami. Terkadang, kita ingin orang lain berupaya berada di posisi kita, supaya mereka mengerti apa yang kita rasakan dan lalui,” tutur bintang sinetron Geng Kolot ini bersama nada sungguh-sungguh.

Kejujuran emosi dalam lagu ini pun diakui Fafa berangkat dari pengalaman pribadinya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article