Stok Beras Melimpah, Bapanas Soroti Mafia Pangan yang Akali Kualitas dan Harga

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim stok cadangan beras dalam negeri ditentukan aman hingga akhir tahun. Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Brigjen Pol. Hermawan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Beras pada saat ini cadangan beras pihak pemerintah pada saat ini amat tinggi, masih tinggi,” kata Hermawan.

Bahkan, kata dia, stok cadangan beras pihak pemerintah telah menembus angka 4,8 juta ton dan akan terus meningkat seiring produksi yang berlangsung hingga menjelang 2027.

“Totalnya saat ink masih sekitar 4,8 juta. Ada peningkatan dibanding tahun semasih belumnya, 3,2 juta. Dan ini masih akan berproduksi terus sampai di bulan November,” lanjut dia.

Namun, dia tidak menutup mata terhadap persoalan peredaran beras yang masih kerap dikeluhkan masyarakat sekitar.

Salah satu persoalannya merupakan masih adanya mafia pangan yang mengakali kualitas ataupun harga jual beras yang telah ditentukan.

Salah satunya, dugaan pemalsuan kandungan beras fortifikasi yang diduga dilakukan PT DTA pada lima mereknya. Izin peredaran kelima merek beras tersebut kini telah dicabut.

“Artinya pihak pemerintah hadir bukan cuma dari sisi produksi, namun untuk yang bermain-main terkait masalah mencari keuntungan yang besar terkait masalah pangan ini juga akan ditindak tegas bila merugikan konsumen,” tegas Hermawan.

Reporter: Alif Bintang

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article