Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa, PNM dan Abpednas Berkolaborasi Perkuat Literasi Keuangan

admin
By admin
3 Min Read

MediaKeadilan.com – Memperkuat ekonomi masyarakat sekitar dari tingkat desa menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

Mendukung agenda tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menjalin kolaborasi bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) demi memperkuat literasi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar desa.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini turut dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen sekaligus Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa, Prof. Dr. Reda Manthovani, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang juga merupakan Dewan Pembina Abpednas dan Srikandi Jaga Desa, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi dan pengurus Abpednas lainnya.

Dengan adanya penandatanganan MoU ini, PNM bersinergi bersama tiga asosiasi terbesar di Indonesia yang memiliki anggota kurang makin 1,2 juta, yakni Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat Indonesia (Aslinmas), Abpednas dan Srikandi Jaga Desa.

Kolaborasi ini menempatkan literasi sebagai pintu masuk pemberdayaan. Upaya ini setelah itu diperkuat bersama pemetaan potensi dan aspirasi desa, serta pendampingan kelompok usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Selain itu, edukasi juga akan diberikan mengenai pencegahan, deteksi dini, serta pendampingan hukum agar masyarakat sekitar prasejahtera di Indonesia sadar akan persoalan hukum.

Reda menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi penting demi mengonfirmasi agenda pembangunan desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

“Mari bersama-sama menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto khususnya Asta Cita keempat dan keenam, membangun dari desa, dari bawah demi pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujarnya.

Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan bersama pendekatan pemberdayaan yang selama ini dijalankan PNM melalui program Mekaar. Menurutnya, pembiayaan perlu berjalan beriringan bersama peningkatan pengetahuan dan kapasitas nasabah agar manfaatnya dapat dirasakan makin luas.

“Melalui pertemuan kelompok mingguan kami juga menghadirkan pendampingan dan edukasi, termasuk literasi keuangan, agar wanita prasejahtera mampu mengelola usacuma bersama makin baik. Kami menginginkan semangat pemberdayaan ini dapat menjangkau makin sejumlah wanita di desa,” ungkapnya.

Kesamaan fokus terhadap pemberdayaan wanita juga menjadi kekuatan tersendiri dalam kerja sama ini. PNM melalui program Mekaar mendampingi wanita prasejahtera demi mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, AbpednasS memiliki komunitas Srikandi Jaga Desa yang turut mendorong peran wanita dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sekitar desa. Kesamaan basis komunitas ini membuka peluang sinergi demi memperluas edukasi, memperkuat jejaring, serta mengoptimalkan potensi wanita sebagai penggerak ekonomi keluarga dan lingkungan. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article