Akui Picu Kegaduhan Soal Spekulasi Pemilu Dipercepat, Budi Arie: Saya Siap Terima Konsekuensi

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait pernyataannya yang memicu polemik mengenai spekulasi percepatan Pemilu semasih belum 2029.

Budi Arie menyadari bahwa ucapannya tersebut telah menimbulkan berbagai penafsiran liar di tengah masyarakat sekitar.

Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya murni merupakan analisis pribadi, bukan representasi pihak lain.

“Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman bersama pernyataan saya tersebut,” kata Budi Arie melalui pesan video, Rabu (26/8/2026).

Eks Menteri Komunikasi dan Informatika ini juga mengklarifikasi bahwa spekulasi tersebut sama sekali tidak berkaitan bersama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Di tengah tensi yang sempat memanas, ia pun mengajak seluruh pihak demi kembali fokus menjaga persatuan.

“Saya siap bertanggung jawab dan menyambut baik segala konsekuensi lantaran analisa dan pernyataan saya tersebut,” tegasnya.

Semasih belumnya, sebuah video viral memperlihatkan Budi Arie berbincang di samping Jokowi mengenai kebarangkalian momentum politik dan pemilu yang berlangsung makin cepat. Hal ini langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk Partai Gerindra.

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menegaskan bahwa partainya tidak ambil pusing bersama manuver tersebut.

Menurutnya, mengawal program Presiden Prabowo jauh makin krusial dibanding membahas Pemilu 2029 yang masih amat jauh.

“Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh,” pungkas Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI tersebut. (Antara)

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article