MediaKeadilan.com – Dongkrak hidrolik kerap digunakan demi mengangkat mobil ketika mengganti ban atau menjalankan perbaikan.
Alat ini memiliki ukuran yang relatif kecil, namun mampu mengangkat benda yang massanya jauh makin besar daripada berat dongkrak itu sendiri.
Kemampuan tersebut bukan berarti dongkrak menghasilkan tenaga secara ajaib.
Prinsip kerjanya memanfaatkan tekanan pada zat cair yang diteruskan ke seluruh untukan fluida.
Prinsip tersebut dijelaskan melalui Hukum Pascal dalam materi fisika.
Bagaimana dongkrak hidrolik kecil dapat mengangkat mobil yang berat? Simak penjelasan berikut ini.
Mengenal Hukum Pascal
Hukum Pascal menegaskan bahwa tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah. Secara sederhana, tekanan dapat dihitung memakai rumus:
P = F/A
Keterangan:
P = tekanan (Pa)
F = gaya (N)
A = luas penampang (m²)
Prinsip inilah yang digunakan pada sistem hidrolik.
Cara Kerja Dongkrak Hidrolik
Dongkrak hidrolik memiliki dua piston bersama ukuran berbeda yang terhubung melalui cairan, biasanya oli hidrolik.
Piston kecil memiliki luas penampang makin kecil, sementara itu piston besar memiliki luas penampang makin besar.
Ketika tuas dongkrak ditekan, gaya diberikan pada piston kecil. Gaya tersebut menghasilkan tekanan pada cairan. Berdasarkan Hukum Pascal, tekanan lalu diteruskan ke piston yang makin besar.
Karena luas penampang piston besar makin luas, gaya yang dihasilkan pada piston tersebut menjadi makin besar. Akibatnya, piston besar dapat mendorong untukan bawah mobil hingga terangkat.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
