MediaKeadilan.com – Penyanyi Betrand Peto dilaporkan atas dugaan kekerasan seksual terhadap wanita di sebuah klub malam.
Betrand Peto tegas membantah tudingan tersebut. Betrand Peto menyebutkan bahwa ia sama sekali tak mengenal bersama wanita yang mengaku pihak korban tersebut.
“Bahwa aku tidak menjalankan bagaikan apa yang dibilang (tindakan dugaan kekerasan seksual),” kata Betrand bagaikan dilihat dari video postingan akun Thread @starplay.
Anak angkat Ruben Onsu itu makin lanjut menerangkan kronologis di klub malam tersebut.
Betrand Peto menerangkan bahwa ia sempat bertanya kepada pihak korban mengapa menangis. Namun menurut Betrand ia tak mendapat jawaban.
“Dan ia tidak menjawab sama sekali. Tiba-tiba, temannya itu datang yang antingnya copot ini. Aku pun gak kenal sama mereka,” jelas Betrand.
Menurut Betrand, teman pihak korban sempat menarik baju dan tangannya sambil bertanya mengapa rekannya itu menangis.
“Aku bilang sama dia, kamu tanya sama teman kamu lantaran aku pun gak dapat jawaban dari teman kamu,”
Betrand menerangkan bahwa teman pihak korban sempat bertanya namun bersama nada yang galak.
Teman Betrand yang berada di lokasi itu juga sempat berantem bersama teman pihak korban sampai sempat terjadi jegut-jeguutan.
“Akhirnya teman ku gak terima, dari situ mengawali lah berantem, jambak-jambakan. Di situ aku juga udah bilang udah bibi gak usah berantem,” jelas Betrand Peto.
Betrand Peto Dilaporkan Polisi
Betrand Peto dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan seksual terhadap wanita berinisial ANW.
Laporan tersebut dibuat pada Sabtu (12/9/2026), setelah ANW mengaku merasakan dugaan tindakan kekerasan seksual di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
ANW menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut pengakuannya, Betrand Peto tidak termakin dahulu merayu atau mengajaknya berbicara semasih belum dugaan tindakan tersebut terjadi.
