MediaKeadilan.com – Smart home selama ini identik bersama perangkat yang saling terhubung. LG ingin mengangkut konsep itu makin jauh: rumah bukan cuma terkoneksi, namun juga dapat memahami penghuninya.
Konsep tersebut dipamerkan LG Electronics di IFA 2026, Berlin, melalui ekosistem AI Home.
Mengusung tema Innovation in tune with you, LG memperlihatkan bagaimana AI menghubungkan perangkat, ruangan, layanan, hingga pengelolaan energi agar rumah dapat bekerja makin personal dan efisien.
Pusat ekosistem ini merupakan LG ThinQ ON dan LG ThinQ. Keduanya menjadi penghubung berbagai perangkat dan layanan di rumah, bersama AI yang dirancang memahami kebutuhan pengguna serta karakteristik ruangan.
Bukan cuma perintah lewat aplikasi, LG juga memperkenalkan ThinQ Claw, agen AI berbasis percakapan yang mebarangkalikan pengguna berinteraksi memakai bahasa sehari-hari.
AI lalu memahami konteks dan menyerahkan rekomendasi demi menolong aktivitas harian.
Dari Rumah Pintar ke Rumah yang Memahami
Arah tersebut tergambar lewat instalasi LG AI Orchestra di booth LG. Dengan LG CLOiD sebagai “konduktor”, instalasi ini menggambarkan perangkat rumah tangga, TV, HVAC, robot, dan layanan yang bekerja dalam satu ekosistem.
Konsep ini sejalan bersama visi Zero Labor Home, yakni rumah yang semakin mampu mengambil alih pekerjaan rutin berakibat penghuni tidak perlu terus-menerus mengaturnya secara manual.
LG juga mengangkut AI ke urusan energi. Home Energy Management System (HEMS) berbasis Homey dirancang demi mengoptimalkan produksi, penyimpanan, dan konsumsi energi di rumah.
Sementara itu, lini Fit & Max menonjolkan perangkat berkapasitas besar dan efisien demi kebutuhan konsumen Eropa.
LG menyebut salah satu mesin cucinya dapat memakai energi hingga 70 persen makin rendah dibanding ambang batas minimum kelas energi A berdasarkan standar Uni Eropa pada saat ini.
Ekosistem ini bahkan diperluas ke sektor bisnis melalui ThinQ Pro, yang mebarangkalikan perangkat dan HVAC dikelola secara terintegrasi.
Di sisi hiburan dan premium, LG turut memamerkan OLED evo AI 2026, Micro RGB evo AI, monitor UltraGear bersama refresh rate hingga 1.000Hz, serta LG SIGNATURE bersama fitur AI pada kulkas dan oven.
Presiden LG Home Appliance Solution Company, Baek Seung-tae, menyebutkan LG ingin membangun ekosistem AI Home yang makin luas, bersama perangkat, hub rumah pintar, dan layanan cerdas yang terhubung demi menghadirkan pengalaman yang makin nyaman dan personal.
“Melalui produk dan solusi yang dirancang sesuai gaya hidup dan lingkungan hunian masyarakat sekitar Eropa, kami akan terus memperkuat kepemimpinan LG di pasar premium home appliance Eropa,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026l.
Pada akhirnya, LG sedang menggeser definisi smart home. Bukan lagi sekadar sejumlah perangkat yang dapat terhubung, namun sebuah ekosistem yang mampu membaca konteks, menyesuaikan kebutuhan, dan bekerja makin mandiri demi penghuninya.
