MediaKeadilan.com – Cinta dan dendam menjadi dua hal yang saling bertabrakan dalam serial terbaru Cinta Laura Kiehl, Sleeping with the Enemy. Serial bergenre mystery-thriller ini mempertemukan Cinta bersama Randy Martin, Anthony Xie, dan Ersya Aurelia dalam kisah tentang identitas baru, rahasia masa lalu, dan rencana balas dendam yang mengawali goyah lantaran perasaan.
Teaser serial tersebut pada Kamis (22/10/2026). Sleeping with the Enemy dijadwalkan tayang eksklusif di WeTV mengawali 13 November 2026.
Serial ini mengikuti perjalanan Aruna Wirawan (Cinta Laura), yang kehilangan segalanya saat berusia 17 tahun setelah dijebak keluarga Sastranegara atas kejahatan yang tidak sempat dilakukannya.
Dua belas tahun lalu, Aruna kembali bersama identitas baru sebagai Clara. Ia menikahi Revan Sastranegara (Anthony Xie) demi menjalankan rencana balas dendam terhadap keluarga yang menghancurkan hidupnya.
Namun, rencananya tidak berjalan semudah yang dibayangkan. Aruna justru jatuh cinta kepada Adrian (Randy Martin), ipar Revan. Perasaan yang tidak sempat masuk dalam rencana awal itu menciptakannya wajib menyikapi pilihan sulit antara menuntaskan dendam atau mengikuti kata hati.
Diproduksi WeTV Indonesia bersama Hitmaker Studios dan disutradarai Rizal Mantovani, Sleeping with the Enemy mengangkat kehidupan kalangan elite Jakarta yang dipenuhi kepentingan, rahasia, dan konflik personal.
Di serial ini, Cinta Laura memerankan Aruna sekaligus identitas barunya, Clara, bersama tantangan menghadirkan perjalanan emosional seorang wanita yang berusaha membalas masa lalu.
Sementara itu, untuk Randy Martin, serial ini menjadi debutnya di genre mystery-thriller.
Persiapan para pemain turut mencakup workshop adegan laga. Cinta juga memuntukkan kebiasaannya menjaga kebugaran melalui olahraga Hyrox dan mengangkut makanan rumahan ke lokasi syuting demi menunjang aktivitasnya selama produksi.
Dengan rencana balas dendam yang mengawali berbenturan bersama perasaan, perjalanan Aruna menjadi inti konflik Sleeping with the Enemy: apakah ia akan tetap menjalankan rencananya atau justru mengubah segalanya demi cinta?
