MediaKeadilan.com – Bukan rahasia lagi apabila pengguna smartphone Xiaomi, Redmi, maupun POCO kerap mendapati iklan yang berseliweran di berbagai sudut antarmuka perangkat mereka.
Langkah Xiaomi menjual gawai bersama margin tipis menciptakan korporasi menutup selisih biaya operasional melalui sektor layanan digital, termasuk menayangkan promosi dan iklan rekomendasi.
Kendati demikian, serbuan iklan ini kerap mengganggu kenyamanan saat pengguna membuka berkas, mengganti wallpaper, hingga memutar lagu.
Banyak pengguna merasa telah mematikan iklan namun promosi tetap bermunculan lantaran pintu masuk iklan di ekosistem Xiaomi tidak cuma satu.
Sumber tersebut teruntuk menjadi aplikasi bawaan harian hingga layanan sistem inti yang tertanam kuat di latar belakang.
Untuk membersihkan perangkat dari gangguan visual tersebut, berikut daftar aplikasi penyebab iklan di Xiaomi beserta panduan cara menghilangkannya, diurutkan mengawali dari tingkat yang teramat mudah hingga yang membutuhkan perlakuan khusus.
Kategori Mudah: Mematikan Iklan di Aplikasi Bawaan dan Layar Kunci
Kelompok pertama merupakan aplikasi utilitas harian yang amat mudah ditangani lantaran tombol penonaktifannya telah disediakan langsung di dalam menu pengaturan aplikasi masing-masing tanpa wajib menyentuh sistem yang rumit.
Deretan aplikasi yang kerap menyisipkan iklan dan kartu rekomendasi ini meliputi Mi Security atau Keamanan, Pembersih (Cleaner), Tema (Themes), Pengelola File (File Manager), Unduhan, Mi Music, hingga Mi Browser.
Pada aplikasi Keamanan dan Pembersih, kartu promosi kerap kali menyamar sebagai rekomendasi pengoptimalan memori. Sementara di aplikasi Tema dan Mi Music, iklan hadir dalam bentuk banner visual atau rekomendasi konten bersponsor.
Untuk menghentikannya, Anda cukup membuka masing-masing aplikasi tersebut, masuk ke menu Pengaturan atau Setelan melalui ikon roda gigi atau menu tiga titik di pojok layar, lalu matikan sakelar “Terima rekomendasi” atau “Tampilkan iklan”.
Selain aplikasi utilitas, layar kunci juga kerap menjadi sarang iklan melalui fitur Carousel Wallpaper atau Wallpaper Komedi Putar (Glance). Fitur ini otomatis memperbarui gambar latar belakang sembari menyelipkan kartu promosi dan tautan berita bersponsor. Anda dapat mematikannya bersama membuka menu Pengaturan, memilih Layar Kunci atau Selalu Menyala & Layar Kunci, lalu menonaktifkan sakelar utama pada menu Wallpaper Komedi Putar. Setelah itu, matikan pula pelacakan minat lewat menu Pengaturan > Sandi & Keamanan (atau Sidik Jari, Data Wajah, dan Kunci Layar pada HyperOS) > Privasi > Layanan Iklan, lalu matikan opsi “Personalisasi iklan”.
Kategori Sedang: Pengaturan Mi Video dan Peringatan Risiko Hapus Paksa
Aplikasi pemutar video bawaan, Mi Video, menempati kategori tersendiri lantaran memerlukan perhatian dan kehati-hatian ekstra dari pemilik ponsel. Mi Video kerap memunculkan tayangan iklan semasih belum maupun saat konten video diputar.
Cara aman demi mengatasinya merupakan bersama membuka aplikasi Mi Video, masuk ke menu profil atau pengaturan, lalu mematikan opsi rekomendasi iklan dan notifikasi konten.
Di sinilah pentingnya kehati-hatian pengguna. Jangan sempat tergiur demi menghapus atau mencopot (uninstall) aplikasi Mi Video secara paksa, misalnya memakai perintah ADB dari komputer atau bantuan aplikasi pencopot sistem pihak ketiga.
Menghapus Mi Video secara sembarangan dapat merusak keterkaitan sistem internal Xiaomi. Dampaknya, sejumlah fitur multimedia penting dapat ikut terganggu atau macet total, bagaikan hilangnya fungsi pengeditan video langsung dari galeri hingga munculnya gangguan fungsi perekaman gerak lambat (slow motion) saat memakai kamera bawaan.
Oleh dikarenakan itu, cukup matikan sakelar rekomendasinya dari dalam aplikasi tanpa perlu membuang berkas aplikasinya.
Kategori Sulit: Menjinakkan GetApps dan MSA di Tingkat Sistem
Tingkat teramat sulit dan kerap tidak berhasil dilakukan oleh pengguna awam merupakan mematikan iklan dari dua layanan sistem utama, yakni MSA (MIUI System Ads) dan GetApps.
MSA bertugas menayangkan iklan resmi sistem di berbagai sudut antarmuka, sementara GetApps merupakan toko aplikasi bawaan yang rajin mendorong notifikasi promosi unduhan aplikasi dan game.
Kedua layanan ini berstatus sistem inti berakibat tidak dapat dicopot lewat menu kelola aplikasi biasa maupun sekadar dimatikan sakelar notifikasinya. Pengguna wajib mencabut izin otorisasinya (revoke authorization).
Langkahnya, buka menu Pengaturan ponsel, lalu pilih Sandi & Keamanan (atau Sidik Jari, Data Wajah, dan Kunci Layar pada HyperOS).
Masuk ke menu Otorisasi & Pencabutan, lalu temukan layanan bertuliskan “msa” dan “GetApps”. Geser sakelarnya ke posisi nonaktif.
Kunci kesuksesan di tahap ini terletak pada kesabaran pengguna. Layar akan memunculkan jendela peringatan hitungan mundur selama 5 hingga 10 detik. Anda wajib menunggu hingga tombol “Cabut” (Revoke) menyala aktif semasih belum menekannya.
Banyak pengguna tidak berhasil lantaran terburu-buru keluar semasih belum menekan tombol Cabut, berakibat otorisasi iklan tetap berjalan aktif.
Khusus GetApps, buka pula aplikasinya lalu matikan rekomendasi yang dipersonalisasi di menu profilnya. Hindari mencopot GetApps lewat ADB lantaran berisiko memutus jalur pembaruan sistem dan aplikasi bawaan lainnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini
