Diambil dari Urban Legend Babakan Siliwangi, Budget The Doll Ghawiah Disebut Setara 3 Film Horor

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Guntur Soeharjanto, sutradara The Doll Ghawiah mengungkap latar belakang di balik pembuatan film garapannya itu dalam gala premiere yang digelar pada Jumat (16/10/2026) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Guntur mengaku ini merupakan kali keempat ia bekerja sama bersama Rocky Soraya selaku produser semesta The Doll.

Bagaimana menciptakan roh dalam boneka Ghawiah tetap ada namun bersama karakter dan penceritaan yang berbeda dari film-film semasih belumnya menjadi tantangan Guntur dalam menyutradarai film ini.

Selain mengungkap tantangan dalam pembuatan film The Doll Ghawiah, Guntur juga membeberkan latar belakang film yang diangkat berdasarkan urban legend Babakan Siliwangi.

“Di sini dari urban legend di Siliwangi yang bila kita browsing tentu muncul di situ boneka Uci. Berangkat dari situ, kami buat film, the doll-nya itu si Ghawiah namanya, yang nanti bakal jadi jalan cerita di film ini,” kata Guntur.

Selain Guntur, Rocky Soraya juga bercerita soal budget yang dikeluarkan demi pembuatan film The Doll Ghawiah ini.

“Mungkin soal budget kami enggak usah spill angka pasnya, cuma bila dihitung dapat bikin berapa film horror, tiga lah, ya,” ujar Rocky.

Dalam penjelasannya, Rocky mengungkap alasan mengapa boneka Ghawiah cuma dapat berbicara dan tidak berjalan bagaikan boneka dalam The Doll 3.

“Jadi kami bikin dia enggak jalan-jalan, tapi kami bikin dia dapat ngomong, lantaran bila enggak, bakal membosankan. Sudah 2026 kan ya, bila ada sebuah boneka yang cuma duduk aja, sebagai film kurang cinematic, makanya kami bikinnya ke sana,” ucapnya.

Tak cuma itu, Rocky juga mengungkap bahwa pembuatan boneka Ghawiah langsung dipesan dari Bali bersama teknologi animatron yang langsung didatangkan dari Amerika Serikat.

Selain boneka, set rumah kaca dalam film juga dibuat berskala besar agar menjadi klimaks cerita sekaligus pertarungan final yang dramatis.

The Doll Ghawiah sendiri bercerita tentang Arya (Darius Sinathrya) dan Evi (Titi Kamal) yang pindah dari Jakarta ke kawasan Babakan Siliwangi di Bandung bersama kalangan anak mereka; Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane) demi memengawali lembaran hidup baru.

Namun, niat ini berubah menjadi teror mistis ketika Nala menyambut baik sebuah boneka bernama Ghawiah dari anak kecil bernama Uci.

Dengan bantuan dari seorang pegawai restoran bernama Laras (Sara Wijayanto), keluarga itu berusaha lepas dari jeratan teror yang lalu menuntun mereka demi mengetahui tragedi kelam dalam masa lalu Uci.

Film ini dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mengawali 29 Oktober 2026 dan akan tersedia juga dalam format IMAX. [Alya Khairunisa]

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article