MediaKeadilan.com – Tantri Syalindri alias Tantri Kotak mendadak menjadi sorotan publik usai mengekspresikan rasa simpatinya terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang tengah menjalani persidangan kasus dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Sidang yang menyedot atensi luas tersebut melahirkan berbagai sorotan kamera masyarakat sekitarnet.
Salah satu momen yang ramai berseliweran merupakan detik-detik ketika Jokowi tampak membungkuk susah payah demi memungut berkas dan map ijazah yang diletakkannya di bawah kursi saksi.
Melihat pemandangan itu, Tantri mengaku tersentuh. Melalui akun Threads miliknya, pelantun tembang “Pelan-Pelan Saja” tersebut mengutarakan rasa iba menyaksikan kondisi fisik sang mantan kepala negara.
“Kok sedih ya lihatnya, sehat senantiasa. Allah mboten sare,” tulis Tantri menyertai reaksinya terhadap video tersebut.
Namun, alih-alih menuai simpati serupa, unggahan singkat itu justru memantik reaksi keras dari masyarakat sekitarnet.
Kolom komentarnya seketika diserbu pro dan kontra, terutama dari netizen yang melontarkan kritik pedas dan mengaitkannya bersama berbagai persoalan kebijakan masa lalu.
“Pas pada hari semasih belumnya ada manusia meninggal, tanaman mati, dan hewan kehilangan tempat tinggal kok kamu nggak sedih? Nggak usah balas, ‘aku punya cara sendiri demi peduli soal lingkungan, soal karhutla.’ Bosan,” sindir salah seorang masyarakat sekitarnet di kolom komentar.
Sadar celotehannya justru menjadi polemik liar dan memicu kegaduhan, istri dari Arda eks-Naff ini akhirnya memutuskan demi menghapus utas tersebut.
Melalui unggahan lanjutan, Tantri menyampaikan klarifikasi bahwa niat awalnya murni manusiawi dan tidak bermaksud condong ke arah pihak mana pun.
“Baru lihat postingan terakhir kok jadi salah kaprah. Daripada disalahartikan, menjadi gorengan, menjadi bahan dan sumber dosa yang padahal bukan ke arah manapun dan siapapun. Saya hapus saja utasnya. Biar adem ayem seluruh,” tulis Tantri.
Langkah cepat Tantri menghapus unggahan tersebut diambil demi meredam perdebatan netizen yang kian meruncing di ranah digita
