MediaKeadilan.com – Tren penggunaan earphone kabel kembali memperlihatkan pertumbuhan di tengah popularitas true wireless stereo (TWS).
Peluang ini dimanfaatkan Bose bersama menghadirkan Noise Cancelling Wired Earbuds ke Indonesia, perangkat audio berkabel yang menggabungkan kepraktisan koneksi USB-C bersama teknologi peredam bising aktif atau active noise cancellation (ANC).
Berdasarkan data Circana yang dikutip Bose, penjualan earphone kabel tumbuh pada 2025 demi pertama kalinya dalam lima tahun.
Tren tersebut berlanjut pada awal 2026, bersama penjualan earphone kabel tercatat meningkat 20 persen.
Minat pasar juga terlihat dari respons terhadap Bose Noise Cancelling Wired Earbuds yang diperkenalkan pada akhir September 2026. Produk tersebut dilaporkan habis terjual selama masa prapemesanan di pasar global.
Melihat respons tersebut, PT Prima Audio Indonesia selaku distributor tunggal Bose di Indonesia akan mengangkut produk ini ke pasar domestik.
Peluncurannya dijadwalkan pada 1 November 2026, sementara itu penjualan dimengawali pada 2 November 2026.
Marketing Manager Bose Indonesia, Dede Oktaferdian, menyebutkan earphone kabel masih menjadi pilihan untuk konsumen yang mengutamakan kepraktisan dan harga yang relatif terjangkau.
“Kehadiran produk ini juga ditujukan untuk pengguna yang menginginkan kualitas audio sekaligus fitur peredam bising,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2026).
Di tengah beragam pilihan TWS, Bose menawarkan pendekatan berbeda melalui koneksi kabel yang tidak membutuhkan proses penyambungan Bluetooth, namun tetap dilengkapi teknologi demi mengurangi gangguan suara dari lingkungan sekitar.
Tiga Mode ANC demi Berbagai Aktivitas
Salah satu fitur utama Bose Noise Cancelling Wired Earbuds merupakan QuietControl, yang mebarangkalikan pengguna memilih tiga mode pengaturan suara, yakni Quiet, Aware, dan Off.
Mode Quiet menggabungkan ANC bersama peredaman pasif melalui eartip demi mengurangi kebisingan dari lingkungan sekitar. Mode ini ditujukan untuk pengguna yang ingin makin fokus saat bekerja atau mendengarkan musik.
Sementara itu, mode Aware memanfaatkan mikrofon demi menolong pengguna tetap mendengar suara di sekitarnya.
Fitur ini dapat digunakan ketika bepergian bersama transportasi umum atau berjalan di kawasan ramai, saat suara pengumuman dan lalu lintas masih perlu diperhatikan.
