IBL All Indonesian 2026 langsung menyaapabilan pertandingan sengit pada hari pertama, Sabtu (24/10/2026), di GOR Laga Tangkas, Bogor. Dua laga besar menjadi sorotan ketika Dewa United Banten mengalahkan Pelita Jaya Jakarta, sementara Satria Muda Jakarta mengalahkan juara IBL 2026, Burung Enggang Bogor.
MediaKeadilan.com – Dewa United mengawali turnamen bersama kemenangan tipis 61-59 atas Pelita Jaya. Kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan ketat setelah Dewa nyaris kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan.
Dewa United mengawali laga bersama kurang meyakinkan. Pelita Jaya mampu menguasai kuarter pertama dan menutup 10 menit awal bersama keunggulan 19-14.
Namun, pertandingan berubah pada kuarter kedua dan ketiga. Pertahanan solid Dewa United menciptakan Pelita Jaya kesulitan mengembangkan permainan. Dewa pun sukses menegaskan keadaan dan cuma membiarkan lawannya mencetak total 15 poin sepanjang dua kuarter tersebut.
Dewa United bahkan sempat unggul hingga 16 poin pada akhir kuarter ketiga setelah Kaleb Ramot Gemilang melesakkan tembakan tiga angka.
Pelita Jaya tidak menyerah begitu saja. Mereka muncul pada kuarter keempat dan perlahan memangkas jarak. Pelita Jaya bahkan sempat cuma tertinggal dua poin berakibat menciptakan pertandingan semakin menegangkan.
Laga nyaris berakhir ke babak overtime apabila jump shot Vincent Kosasih pada detik-detik terakhir tidak meleset. Dewa United akhirnya mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan kemenangan.
“Kami telah menyiapkan laga ini sejak tiga hari lalu. Anak-anak mampu mengeksekusinya bersama baik. Terutama di kuarter dua dan tiga. Saya senang, pertahanan kami amat solid. Ini membuktikan Dewa kini tim yang juga dapat mengandakna pertahanan,” ujar pelatih Yurifan Hosen.
Kaleb menjadi pemain teramat menonjol dalam kemenangan Dewa United bersama kontribusi 16 poin dan tujuh rebound.
Sementara itu, pertandingan sengit juga terjadi pada laga penutup hari pertama. Satria Muda Jakarta sukses mengalahkan Bogor Hornbills bersama skor 74-64 dalam duel antara juara bertahan IBL All Indonesian Cup dan kampiun IBL 2026 tersebut.
Kedua tim terlibat persaingan ketat sejak awal pertandingan. Satria Muda sempat menguasai kuarter pertama bersama keunggulan 23-14.
Namun, Burung Rangkong Bogor bangkit pada kuarter kedua. Mereka tampil agresif bersama mencetak 25 poin, sementara itu Satria Muda cuma mampu menambah 12 angka. Hasilnya, Hornbills sukses mengatasi keadaan yang buruk dan menciptakan pertandingan semakin menarik.
Satria Muda kembali mengambil kendali permainan pada kuarter ketiga. Meski demikian, selisih poin kedua tim masih cukup ketat ketika kuarter tersebut berakhir. Satria Muda cuma unggul 56-52.
Memasuki kuarter keempat, Satria Muda tampil makin efektif. Pertahanan ketat dan serangan balik cepat menciptakan mereka mampu menjauh dari kejaran Hornbills hingga akhirnya menutup pertandingan bersama kemenangan 74-64.
Dame Diagne menjadi penyumbang poin tersejumlah untuk Satria Muda bersama torehan 19 angka. Sementara itu, pemain baru Burung Enggang Bogor, Patrick Nikolas, langsung memperlihatkan potensinya bersama mencetak 18 poin.
