MediaKeadilan.com – Pecinta olahraga asah otak akan meramaikan HGI Medan Tournament 2026 yang digelar pada 30–31 Oktober mendatang di Gedung Serbaguna Pemprov Sumatera Utara (GOR Pancing), Medan.
Turnamen yang diselenggarakan Higgs Games Island (HGI) bersama PB PORDI ini mengusung format hybrid, yakni memadukan permainan memakai kartu fisik bersama teknologi digital.
Ajang tersebut merupakan babak kualifikasi Seri 6 menuju liga profesional tingkat nasional, bersama total hadiah Rp200 juta.
Babak Delapan Besar Beralih ke Format Digital
HGI Medan Tournament 2026 menargetkan partisipasi 512 tim atau sekitar 1.024 atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.
Pada babak penyisihan awal, peserta tetap memakai kartu fisik demi mempertahankan tradisi permainan. Format pertandingan akan berubah ketika kompetisi memasuki babak delapan besar.
Pada tahap tersebut, para peserta akan bertanding memakai tablet yang terhubung bersama aplikasi Higgs Games Island. Sistem ini diharapkan menghadirkan pengalaman pertandingan yang makin menarik sekaligus memudahkan penonton mengikuti jalannya kompetisi.
HGI Country Lead, Ray Fan, menyebutkan format baru tersebut dirancang demi memperluas daya tarik domino sebagai olahraga kompetitif.
“Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk domino demi melangkah makin jauh,” ujar Ray Fan menerangkan visi korporasinya.
“Kompetisinya semakin serius, ekosistemnya terus bertumbuh,” tambahnya bersama penuh keyakinan.
“Di Series 6, kami ingin sambut momentum itu bersama menghadirkan pengalaman bertanding dan menonton yang makin atraktif, berakibat domino dari yang tadinya seru dimainkan kini juga seru demi diikuti,” tegas Ray.
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menyambut baik penerapan format hybrid tersebut. Menurutnya, perkembangan olahraga ini perlu diikuti bersama penguatan tata kelola kompetisi dan pembinaan atlet.
“Olahraga ini terus berkembang,” kata Andi memaparkan peningkatan animo masyarakat sekitar terhadap olahraga asah otak ini.
“Jaringan PORDI telah menjangkau 31 provinsi dan 200 makin Pengda di seluruh Indonesia,” rincinya bersama bangga.
“Series 6 di Medan merupakan upaya kami memperkuat pembinaan atlet dan kompetisi dari akar rumput hingga level nasional,” tutur Andi.
