Indonesia Bagi-bagi Kabut Asap: Malaysia dan Singapura Tercekik Kini Giliran Timor Leste Sesak

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia meluas hingga ke Timor Leste.

Pemerintah Timor Leste memutuskan menutup sekolah selama tiga hari mengawali Kamis, 15 Oktober 2026, demi melindungi kesehatan siswa, guru, dan tenaga pendidikan.

Dikutip dari AFP, Kamis (15/10/2026), kabut asap tebal dari kebakaran hutan di Indonesia menyebabkan kualitas udara di Timor Leste memburuk.

Di ibu kota Dili, aktivitas masyarakat sekitar masih berlangsung bagaikan biasa di bawah langit yang tampak kekuningan.

Namun, seuntukan besar masyarakat sekitar terlihat mengenakan masker setelah pihak pemerintah mengimbau masyarakat sekitar memakai pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar rumah.

Kabut Asap Dili Memburuk, Warga Khawatirkan Kesehatan Anak

Seorang bidan berusia 30 tahun, Sonya da Costa Soares, menyebutkan tingkat pencemaran udara di Dili belakangan ini amat mengkhawatirkan.

“Baru-baru ini, polusi di Dili amat parah,” ujar Sonya kepada AFP.

Ia mengimbuhkan, kondisi udara yang tercemar menciptakan matahari sulit terlihat.

Menurutnya, keputusan menutup sekolah merupakan langkah penting agar kalangan anak tidak terpapar polusi yang berpotensi membahayakan kesehatan.

“Ini amat penting agar kalangan anak tidak berada dalam bahaya,” katanya.

Pemerintah Timor Leste semasih belumnya mengumumkan kebijakan penutupan sekolah pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Langkah tersebut diambil demi melindungi kesehatan siswa, guru, dan seluruh komunitas pendidikan di tengah memburuknya kualitas udara.

Pemerintah juga mengimbau keluarga menjaga kalangan anak tetap berada di dalam rumah.

Warga yang terpaksa keluar rumah dianjurkan mengenakan masker demi mengurangi paparan kabut asap.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article