Industri Event Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Hitung Kontribusi ke PDB Indonesia

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Sejumlah pegiat industri event di Indonesia menyiapkan instrumen pengukuran ekonomi melalui Event Economic Calculator, demi menghitung kontribusi penyelenggaraan event terhadap perekonomian nasional. 

Instrumen ini diharapkan menghasilkan data yang makin akurat sebagai dasar penyusunan white paper mengenai dampak ekonomi industri event.

Perwakilan inisiatif Event Economic Calculator dalam Indonesia Event Management Summit (IVES) 2026, Harryadin Mahardika menyebutkan, industri event membutuhkan data spesifik demi mengukur kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia. 

Selama ini, data dari berbagai institusi masih belum sepenuhnya menggambarkan dampak ekonomi industri tersebut secara langsung.

“Tujuan Event Economic Calculator merupakan agar kita dapat memperoleh data yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Harryadin kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).

Menurut dia, data yang tersedia dari Badan Pusat Statistik (BPS), pihak pemerintah daerah, dan keaparatur negara kementerianan masih belum tentu dirancang demi mengukur aktivitas ekonomi industri event secara khusus. 

Akibatnya, tersangka industri masih membutuhkan instrumen yang dapat menghitung kontribusi ekonominya secara makin menyeluruh, bukan sekadar memakai estimasi atau indikator pengganti.

Harryadin menerangkan, pengembangan kalkulator ekonomi ini menjadi tahap awal semasih belum industri menyusun white paper yang memuat analisis berbasis data. 

Hasil pengukuran tersebut diharapkan dapat menyerahkan gambaran makin jelas mengenai besaran kontribusi industri event terhadap perekonomian nasional.

“Namun, demi menghasilkan white paper yang memiliki dasar data dan analisis akurat, kita termakin dahulu membangun sebuah kalkulator demi industri event di Indonesia,” kata Harryadin.

Pengumpulan data direncanakan mencakup kegiatan event yang diselenggarakan anggota asosiasi terkait. 

Data tersebut akan diolah memakai metodologi penelitian yang diawasi komite dan dilengkapi mekanisme pemeriksaan silang demi menjaga validitas hasil pengukuran.

Harryadin menegaskan, pengawasan diperlukan agar data yang dihimpun tidak merasakan penggelembungan dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, hasil kalkulasi diharapkan mampu menyerahkan gambaran kontribusi ekonomi yang makin kredibel untuk para pemangku kepentingan.

“Proses pengisian data juga akan diawasi dan melalui pemeriksaan silang (cross-check) demi mengonfirmasi tidak ada angka yang digelembungkan atau disalahgunakan,” tuturnya.

Ia mengimbuhkan, karakter industri event yang mengandalkan kolaborasi menjadi salah satu modal dalam pengembangan instrumen tersebut. 

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article