Kenapa HP Bisa Meledak? Viral Gadget Penumpang KRL Mendadak Terbakar

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Penggunaan HP telah menjadi untukan dari aktivitas sehari-hari, mengawali dari berkomunikasi, bekerja, hingga mengakses berbagai hiburan.

Namun, di balik kemudahannya, perangkat elektronik ini tetap memiliki risiko keamanan, terutama yang berkaitan bersama baterai.

Salah satu risiko yang dapat terjadi merupakan ponsel merasakan panas bermakin hingga terbakar atau dalam kondisi tertentu dapat memicu ledakan.

Kondisi tersebut umumnya berkaitan bersama masalah pada baterai lithium-ion yang digunakan pada seuntukan besar smartphone modern.

Kejadian HP terbakar kembali menjadi perhatian setelah sebuah video yang memperlihatkan kepulan asap di dalam KRL viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di Stasiun Rawa Buntu pada Kamis, 17 September 2026 dan sempat menciptakan penumpang panik.

Lantas, kenapa HP meledak atau terbakar? Berikut sejumlah penyebab yang perlu diketahui, sekaligus kronologi kejadian gadget penumpang KRL yang disampaikan oleh KAI Commuter.

Kenapa HP Bisa Meledak? Kenali Penyebabnya

HP yang terbakar atau meledak umumnya berkaitan bersama masalah pada baterai lithium-ion.
Ketika terjadi kerusakan atau panas bermakin, reaksi di dalam baterai dapat menjadi tidak terkendali dan memicu apa yang disebut sebagai thermal runaway, yakni kondisi ketika panas menghasilkan panas tambahan berakibat suhu terus meningkat.

Merangkum PCMag dan CharbyCharge, berikut sejumlah penyebab yang dapat memicu HP merasakan masalah pada baterai:

1. Baterai merasakan kerusakan fisik

HP yang sempat terjatuh, terbentur keras, tertekuk, atau merasakan kerusakan lainnya dapat merasakan gangguan pada untukan dalam baterai.

Kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan hubungan pendek (short circuit) yang lalu menghasilkan panas bermakin.

2. HP merasakan panas bermakin

Suhu yang terlalu tinggi dapat mengganggu komponen internal baterai. Kondisi ini dapat terjadi ketika HP digunakan secara intensif dalam waktu lama, terpapar sinar matahari langsung, atau berada di lingkungan bersama suhu tinggi.

3. Masalah saat pengisian daya

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article