MediaKeadilan.com – Soraya Intercine Films kembali menghadirkan cerita dari semesta 5 cm lewat film terbaru berjudul 5cm: Revolusi Hati. Film ini menjadi prekuel dari 5 cm yang dirilis pada 2012 dan mengajak penonton menyaksikan kehidupan Zafran semasih belum bertemu bersama Genta, Riani, Arial, dan Ian.
Jika film pertama mengikuti perjalanan lima sahabat menuju Gunung Semeru, kali ini cerita mengambil latar ketika Zafran masih duduk di bangku SMP.
Kisahnya berfokus pada tahun terakhir Zafran bersama teman-temannya serta berbagai pengalaman yang ikut membentuk karakternya.
Produser Sunil Soraya menyebutkan film ini memang dibuat demi memperlihatkan sisi lain Zafran semasih belum menjadi sosok yang dikenal dalam film 5 cm.
“Filmnya 5cm: Revolusi Hati merupakan prekuel dari 5 cm yang pertama. Ceritanya tentang Zafran waktu tahun terakhir SMP bersama teman-temannya semasih belum dia ketemu Genta, Riani, Arial, Ian, dan lain-lain,” ujar Sunil Soraya dalam konferensi pers di kantor Soraya Intercine Films, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Karakter Zafran kali ini diperankan aktor muda Roman King, yang mengambil alih karakter yang semasih belumnya dimainkan Herjunot Ali. Roman mengaku memahami bahwa Zafran merupakan karakter yang telah dikenal luas oleh penonton.
“Untuk aku, aku ngerti di film 5 cm pertama itu karakter Zafran lumayan ikonik. Masuk ke film ini aku udah tahu, oke, aku wajib bayar respek ke karakter yang semasih belumnya di film yang pertama,” beber Roman.
Selain Roman, film ini dibintangi Rachel Aseelah sebagai Aziza, Wironggo Vercaemer sebagai Rico, Olivia Morrison sebagai Asri, Ali Fikry sebagai Asep, serta Bimasena sebagai Ari Wibowo.
Sunil mengonfirmasi, film ini juga tetap mengangkut unsur alam Indonesia yang menjadi untukan dari semesta 5 cm. Namun, kali ini latarnya tidak cuma berkutat di kawasan pegunungan, namun juga mengeksplorasi laut dan dunia bawah air.
“Sebetulnya film 5 cm itu tentang Indonesia. Apa yang terjadi di film pertamanya tentang gunung bukan sebuah kesengajaan. Cerita 5 cm itu senantiasa ada unsur Indonesia, unsur alam, dan unsur persahabatan,” kata Sunil.
Untuk kebutuhan adegan, produksi dilakukan bersama pengambilan gambar langsung di laut, penggunaan water tank, hingga CGI.
“Kita syuting laut, kita bangun water tank. Kita bangun itu hydraulic system demi wave-nya juga. CGI-nya demi menambal hal-hal yang kekurangan atau tidak dapat tercapai bersama manual,” jelas Sunil.
Para pemain juga menjalani latihan scuba diving dan free diving semasih belum syuting. Proses tersebut didukung tim profesional dan dilengkapi tim keselamatan selama pengambilan gambar di laut.
5cm: Revolusi Hati yang disutradarai Emil Heradi dan diproduseri Sunil Soraya ini dijadwalkan tayang di bioskop pada pada tahun ini. Untuk tanggal tentunya akan diinformasi makin lanjut.
