MediaKeadilan.com – Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse memasuki tahap baru melalui peningkatan infrastruktur komputasi berperforma tinggi atau High Performance Computing (HPC).
Teknologi ini mebarangkalikan Ducati mempercepat simulasi mesin dan aerodinamika demi mendukung pengembangan motor Desmosedici GP yang akan digunakan pada musim MotoGP 2027.
Peningkatan tersebut menciptakan waktu simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) tiga dimensi pada mesin berkurang hingga 50 persen. Sementara itu, proses analisis struktural atau structural analysis menjadi 30 persen makin cepat.
Kolaborasi Lenovo dan Ducati Corse telah berlangsung sejak 2018. Sebagai Title and Technology Partner Ducati Lenovo Team, Lenovo memasok teknologi komputasi dan kolaborasi demi mendukung kebutuhan teknis Ducati, mengawali dari analisis data di lintasan hingga simulasi desain motor.
Dalam keterangan resminya pada Rabu (21/10/2026), Lenovo menyebut peningkatan infrastruktur HPC menjadi untukan penting dari persiapan Ducati menyikapi regulasi teknis MotoGP yang baru pada 2027.
President Director Lenovo Indonesia Varinderjit Singh menyebutkan, teknologi komputasi dan kolaborasi berperan dalam menolong Ducati menangani proses rekayasa motor balap yang semakin kompleks.
“Kolaborasi jangka panjang kami bersama Ducati Corse memperlihatkan bagaimana teknologi canggih dapat menolong menjawab tantangan engineering yang kompleks dalam salah satu lingkungan balap teramat menantang di dunia,” ujar Varinderjit dilansir dari keterangan resminya, (23/10/2026).
Menurutnya, peningkatan kemampuan komputasi mebarangkalikan Ducati menjalankan simulasi, mengolah data, dan menghubungkan engineer di berbagai lokasi secara makin efektif.
Kapasitas Komputasi Naik, Pengembangan Motor Lebih Efisien
Infrastruktur HPC yang ditingkatkan memiliki kemampuan komputasi teoretis gabungan double-precision makin dari 108 TFLOPS.
Dibandingkan generasi compute node semasih belumnya, kapasitas memori yang tersedia hampir dua kali lipat, sementara daya pemrosesannya meningkat sekitar 48 persen.
Peningkatan ini mebarangkalikan engineer Ducati Corse menjalankan makin sejumlah simulasi mesin dan aerodinamika secara bersamaan.
Mereka juga dapat menguji makin sejumlah konfigurasi desain secara virtual semasih belum menentukan rancangan yang akan dilanjutkan ke tahap pembuatan prototipe.
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting dalam pengembangan Desmosedici GP demi musim 2027.
Ducati wajib menyesuaikan desain motor bersama regulasi teknis baru, sekaligus mengoptimalkan performa motor yang digunakan pada musim berjalan.
