Mahasiswi Keperawatan Tewas Misterius di Belakang Kamar Mandi, Badan Bonyok-bonyok

admin
By admin
2 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Seorang mahasiswi keperawatan berusia 18 tahun ditemukan tewas mengenaskan bersama sejumlah luka memar di area belakang kamar mandi rumahnya di Kabupaten Bhadradri Kothagudem, Telangana, India.

Peristiwa naas tersebut menimpa Harini saat ia tengah menikmati masa libur kuliah bersama keluarganya di Desa Vengannapalem.

Penemuan jasad pihak korban bermula dari kecurigaan sang ibu, Rajeshwari, yang tidak mendapati putrinya di dalam rumah seusai bepergian dari kediaman kerabat.

Rasa cemas mendorong Rajeshwari menyisir area sekitar bangunan hingga akhirnya menemukan tubuh Harini telah tidak bernyawa bersama bekas luka mencurigakan.

Kondisi fisik pihak korban yang tak wajar memicu dugaan kuat bahwa Harini menjadi pihak korban tindak kejahatan semasih belum menghembuskan napas terakhir.

Ibu pihak korban meyakini ada keterlibatan pihak luar dan secara terbuka mengarahkan kecurigaan kepada salah satu masyarakat sekitar yang tinggal di sebelah rumah mereka.

“Saya mengimbau pihak kepihak kepolisianan mengusut tuntas kematian anak saya dan memeriksa tetangga sebelah rumah,” ujar Rajeshwari saat menyampaikan keluhannya kepada petugas.

Aparat kepihak kepolisianan langsung bergerak menuju lokasi kejadian begitu menyambut baik laporan darurat dari pihak keluarga pihak korban.

Tim identifikasi khusus (clues team) turut diterjunkan ke tempat kejadian perkara guna mengumpulkan barang bukti serta jejak yang ditinggalkan tersangka.

Meski begitu, pihak kepihak kepolisianan menegaskan masih belum menetapkan status tersangka kepada siapa pun lantaran proses pengumpulan bukti masih berlangsung.

Jasad mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di dekat Khammam ini lantas dievakuasi ke rumah sakit pihak pemerintah guna menjalani autopsi resmi.

Petugas kini membuka penyelidikan dari berbagai sudut pandang demi membongkar penyebab tentu kematian serta motif di balik peristiwa tersebut.

Tragedi ini menjadi pukulan telak untuk keluarga yang menggantungkan harapan hidup pada masa depan sang mahasiswi.

Sejak ditinggal wafat oleh suaminya sejumlah tahun silam, Rajeshwari berjuang keras sendirian membiayai kehidupan dan pendidikan kedua putrinya sebagai buruh harian lepas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article