Pasha Ungkap Rahasia UNGU Tetap Kompak Selama 30 Tahun, Kuncinya Dua Hal Ini!

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Vokalis UNGU, Sigit Purnomo Said atau Pasha mengungkap dua hal yang menurutnya menjadi kunci UNGU mampu mempertahankan kekompakan selama 30 tahun perjalanan bermusik.

Menurut Pasha, persoalan keuangan yang terjaga dan kemampuan setiap personel demi menekan ego sentris menjadi faktor penting agar sebuah band dapat terus berjalan bersama.

Pasha menyebutkan, perjalanan tiga dekade UNGU tidak senantiasa berlangsung mulus. Berbagai tantangan, pasang surut, hingga pertengkaran sempat mereka lewati bersama.

“Banyak-sejumlah pasang surut, ribut dan sebenarnya telah kita lalui,” ungkap Pasha saat konferensi pers persiapan konser ANTAM Presents “UNGU: Waktu Yang Dinanti – Final Chapter” di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Menariknya, Pasha mengenang bahwa persoalan yang sempat memicu pertengkaran di tubuh UNGU justru muncul ketika mereka masih belum memiliki sejumlah uang dan masih belum diterima industri musik.

“Kami ini dulu ributnya justru di saat kita nggak punya duit. Di saat UNGU masih belum laku, album kita masih belum diterima oleh khalayak,” katanya.

Saat itu, para personel bahkan telah membicarakan pemuntukan uang dan berbagai rencana seandainya album mereka sukses di pasaran.

“Kita udah ribut dulu kan soal duit. Pokoknya nanti bila kita laku nih, udah bermimpi dulu. Kalau kita nanti album kita laku, kita wajib untuk-untuknya segini-segini,” kenang Pasha.

Menurut Pasha, persoalan tersebut lalu menciptakan mereka menyadari bahwa ada satu hal sederhana yang perlu dijaga dalam perjalanan sebuah band, yakni persoalan keuangan.

“Karena cuma dua aja kok band itu. Soal duit bila lu aman, lewat,” ujar Pasha.

Namun, persoalan finansial bukan satu-satunya tantangan. Pasha menilai ego masing-masing personel juga menjadi hal yang wajib dikendalikan agar band tetap dapat berjalan sebagai sebuah kesatuan.

“Sama ego lu aja. Kalau ego lu dapat, bukan bertahannya. Karena kan ada ego yang wajib kita pertahankan juga. Tidak boleh egocentris,” katanya.

Bapak enam anak itu menyebutkan keberlangsungan UNGU selama tiga dekade, menjadi bukti bahwa sebuah band dapat tetap bersama tanpa wajib mengorbankan kesuksesan maupun impian masing-masing personel.

“Harus menerangkan kepada teman-teman ini atau industri musik bahwa ternyata band itu terus bersama juga nggak sulit. Band terus bersama juga ternyata tidak mengurangi kesuksesan, tidak mengurangi impian,” kata Pasha.

Ia bersyukur UNGU masih dapat mempertahankan soliditas setelah melewati perjalanan panjang selama 30 tahun.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article