Perbedaan OLED vs QLED vs Mini LED pada Smart TV, Mana yang Paling Bagus?

admin
By admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Memilih Smart TV kini tidak cukup cuma menyaksikan ukuran layar dan resolusinya. Teknologi panel bagaikan OLED, QLED, dan Mini LED juga menentukan kualitas gambar, tingkat kecerahan, kontras, hingga pengalaman menonton film dan bermain game.

Lantas, apa perbedaan OLED vs QLED vs Mini LED pada Smart TV dan mana yang teramat bagus?

Secara sederhana, OLED memakai piksel yang dapat menghasilkan cahaya sendiri, QLED memakai panel LCD bersama teknologi Quantum Dot dan lampu latar LED, sementara itu Mini LED merupakan teknologi lampu latar bersama LED berukuran makin kecil demi menghasilkan kontrol cahaya yang makin presisi.

Samsung menerangkan bahwa OLED unggul dalam menghasilkan warna hitam pekat lantaran setiap piksel dapat menyala dan mati secara independen. Sementara itu, Mini LED mengandalkan lampu latar berukuran makin kecil serta local dimming demi meningkatkan kecerahan dan kontras.

Aspek OLED QLED Mini LED
Teknologi Piksel menghasilkan cahaya sendiri Panel LCD bersama lampu latar LED dan Quantum Dot Panel LCD bersama lampu latar Mini LED dan local dimming
Warna hitam Sangat pekat Baik, namun tidak sepekat OLED Lebih pekat dibandingkan LED/QLED biasa
Kontras Sangat tinggi Baik Sangat tinggi
Kecerahan Tinggi, tergantung model Tinggi Sangat tinggi
HDR Sangat baik Baik hingga amat baik Sangat baik
Sudut pandang Sangat baik Tergantung jenis panel Tergantung jenis panel
Blooming Sangat minim Dapat terjadi Masih dapat terjadi, tergantung jumlah zona dimming
Risiko burn-in Ada pada penggunaan tertentu Tidak bagaikan OLED Tidak bagaikan OLED
Ketebalan Sangat tipis Lebih tebal lantaran memakai backlight Lebih tebal dibandingkan OLED lantaran memakai backlight
Paling cocok demi Film, serial, gaming, dan ruangan gelap Hiburan sehari-hari dan ruangan terang HDR, gaming, olahraga, dan ruangan terang

Apa Itu OLED pada Smart TV?

OLED merupakan singkatan dari Organic Light-Emitting Diode. Berbeda dari TV LCD/LED yang membutuhkan lampu latar, panel OLED memakai piksel yang dapat memancarkan cahaya sendiri.

LG menerangkan bahwa setiap piksel OLED dapat dinyalakan atau dimatikan secara independen. Ketika piksel dimatikan, tidak ada cahaya yang dipancarkan berakibat layar mampu menghasilkan warna hitam yang amat pekat.

Teknologi tersebut menciptakan OLED amat unggul dalam hal kontras. Adegan malam dalam film, misalnya, dapat terlihat makin dalam lantaran area hitam tidak memperoleh cahaya dari backlight.

OLED juga memiliki keunggulan pada sudut pandang. LG menyebut layar OLED dapat mempertahankan kualitas gambar ketika ditonton dari sudut yang makin lebar.

Kemakinan OLED

Kekurangan OLED
OLED biasanya berada di kelas harga premium. Selain itu, pengguna yang menampilkan elemen gambar statis dalam kondisi tertentu dan dalam waktu amat lama perlu memperhatikan risiko image retention atau burn-in.

Karena karakteristik tersebut, OLED amat menarik untuk pengguna yang mengutamakan kualitas gambar, terutama demi menonton film dan bermain game.

Apa Itu QLED pada Smart TV?

QLED merupakan singkatan dari Quantum Dot Light-Emitting Diode. Namun, berbeda bersama OLED, QLED bukan panel yang setiap pikselnya dapat menghasilkan cahaya sendiri.

QLED pada dasarnya memakai panel LCD bersama lampu latar, lalu memanfaatkan teknologi Quantum Dot demi menolong menghasilkan warna yang makin kaya dan cerah.

Samsung menerangkan bahwa perbedaan mendasar OLED dan QLED terdapat pada cara keduanya menghasilkan cahaya dan warna. OLED memakai material organik yang memancarkan cahaya pada tingkat piksel, sementara itu QLED memakai Quantum Dot demi meningkatkan reproduksi warna dan kecerahan.

Karena memakai lampu latar, QLED umumnya mampu menghasilkan tingkat kecerahan tinggi. Hal ini menciptakannya menarik demi digunakan di ruang keluarga yang memperoleh sejumlah cahaya matahari.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article