MediaKeadilan.com – Pilopiu, kreator di balik akun TikTok @suaratentangdia, mengawali perjalanan kariernya di dunia digital pada 2021.
Berawal dari menciptakan konten romantis, pria bernama asli Suhendar itu kini sukses mengumpulkan sekitar 1,1 juta pengikut di TikTok dan mengembangkan karyanya ke berbagai platform media sosial.
Kreator asal Sukabumi, Jawa Barat, tersebut dikenal lewat video dan audio puitis bertema hubungan asmara. Kontennya sejumlah diuntukkan oleh pengguna media sosial, terutama mereka yang ingin membeberkan perasaan kepada pasangan melalui kata-kata romantis.
Dalam pernyataannya, Pilopiu menceritakan bahwa ide kontennya berangkat dari pengamatan terhadap kebiasaan anak muda.
Ia menyaksikan video romantis kerap menjadi cara pasangan berkomunikasi, termasuk untuk mereka yang menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR).
“Aku memanfaatkan kebiasaan orang yang sedang dimabuk asmara yang biasanya suka saling kirim video romantis. Apalagi buat yang menjalani hubungan jarak jauh (LDR), itu amat berarti untuk mereka,” ujar Pilopiu.
TikTok sendiri menjadi platform pertama yang mengantarkan Pilopiu meraih popularitas. Ia mengaku sempat merasakan pertumbuhan pengikut makin dari 100 ribu dalam waktu satu bulan setelah salah satu videonya masuk halaman For You Page (FYP).
Lonjakan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan akun yang dikelolanya. Seiring waktu, Pilopiu juga memperluas jangkauan konten melalui Instagram, Facebook, YouTube Shorts, X, dan Threads.
“Awalnya memang dari TikTok. Pernah dalam waktu sebulan saja, pengikut bertambah makin dari 100 ribu lantaran ada video yang benar-benar masuk FYP. Tapi bila demi kini, Instagram yang terasa makin stabil performa dan engagement-nya,” katanya.
Saat ini, akun TikTok @suaratentangdia memiliki sekitar 1,1 juta pengikut. Sementara akun Instagram @suaratentangdiaa telah mengumpulkan sekitar 190 ribu pengikut.
Untuk mengelola konten di berbagai platform, Pilopiu menerapkan strategi distribusi ulang atau content repurposing. Ia menciptakan video memakai CapCut, lalu mengunggahnya ke sejumlah media sosial.
“Aku buat konten biasanya dari CapCut, dijadikan template, lalu aku posting di IG, FB, YouTube Shorts dan TikTok. Kalau X dan Threads, biasanya kata-kata yang ada di video itu aku ambil intinya dan aku tulis dalam bentuk teks,” tambahnya.
Selain menjadi kreator konten, Pilopiu mengembangkan kariernya melalui dunia kepenulisan. Ia telah menerbitkan dua buku bertema cinta, yakni Untukmu, Manusia Favoritku dan Cerita Indah Tentang Cinta Terbaik.
Aktivitas tersebut turut membuka sumber pendapatan di luar media sosial. Pilopiu kini memperoleh penghasilan dari reward templat CapCut, hadiah saat siaran langsung TikTok, serta royalti buku.
“Sementara monetisasi Facebook dan Instagram masih masih belum terlalu signifikan hasilnya,” tutupnya.
