MediaKeadilan.com – Poco resmi menghadirkan dua ponsel terbarunya di Indonesia, POCO X8 dan POCO C95 Pro.
Keduanya mengandalkan kapasitas baterai besar hingga 8.340 mAh demi menunjang aktivitas gaming maupun penggunaan sehari-hari.
POCO X8 menjadi model bersama kapasitas baterai terbesar, yakni 8.340 mAh, sementara itu POCO C95 Pro mengangkut baterai 7.500 mAh.
Keduanya juga dilengkapi fitur reverse charging 22,5W yang mebarangkalikan ponsel digunakan demi mengisi daya perangkat lain.
Kehadiran dua perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan performa dan daya tahan baterai demi menemani aktivitas sepanjang hari, termasuk bermain gim tanpa terlalu kerap mencari sumber listrik.
“Lewat POCO X8 dan POCO C95 Pro, kita ngasih lo kendali mutlak di genggaman. Lo bebas terus beraksi tanpa cemas kehadapatn daya, baik saat momen critical waktu ngegame, maupun pas ngejalanin rutinitas seru lo di luar arena,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Spesifikasi POCO X8 dan C95 Pro
POCO X8 mengangkut baterai 8.340 mAh yang didukung teknologi pengisian cepat 67W HyperCharge. Perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 6s Gen 4, RAM LPDDR4X, serta penyimpanan UFS 3.1.
Untuk kebutuhan visual, POCO X8 memakai layar AMOLED berukuran 6,83 inci bersama resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz.
Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mencapai 3.500 nits, berakibat layar tetap dapat terlihat saat digunakan di luar ruangan.
Pada sektor kamera, ponsel ini dibekali kamera utama 50MP bersama Optical Image Stabilization (OIS).
Poco juga menyertakan perlindungan terhadap air dan debu bersama sertifikasi IP66, IP68, IP69, hingga IP69K.
Sementara itu, POCO C95 Pro mengandalkan baterai 7.500 mAh bersama dukungan pengisian cepat 45W Turbo Charging.
Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Helio G91-Ultra dan memiliki layar berukuran 6,9 inci bersama refresh rate 120Hz.
Layarnya dilindungi Corning Gorilla Glass 7i serta mengantongi sertifikasi kenyamanan mata TÜV Rheinland. POCO C95 Pro juga menjalankan Xiaomi HyperOS 3 yang mendukung interkonektivitas lintas perangkat.
