Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi

admin
By admin
3 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Rombongan umrah selebritas Raffi Ahmad dan Irfan Hakim mendadak panik saat menyambut baik notifikasi darurat ancaman serangan udara di wilayah Arab Saudi. Situasi mencekam tersebut terjadi ketika bus yang mereka tumpangi sedang bergerak menuju Kota Taif.

Peringatan bahaya militer yang muncul tiba-tiba di ponsel para jamaah memicu suasana haru dan memaksa rombongan memutar balik arah kendaraan. Informasi peristiwa tersebut pertama kali diuntukkan oleh selebgram Meisita Lomania melalui akun media sosial pribadinya.

“Di perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat di bus bersama @irfanhakim75 @raffinagita1717 rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara,” tulis Meisita.

Para jamaah tampak saling berkerumun di dalam bus sambil mengamati layar ponsel yang menampilkan pesan bahaya dari otoritas setempat. Notifikasi tersebut mengimbau seluruh orang di kawasan terdampak demi dalam waktu dekat berlindung dan menjauhi area terbuka.

Layar ponsel para jamaah memuat instruksi resmi.

“wilayah ini berada dalam ancaman serangan udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berlindung di dalam ruangan atau tempat yang aman dan jauh dari jendela serta pintu, dan ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil”.

Kepanikan hebat melanda isi bus hingga menciptakan para anggota rombongan langsung menghubungi pihak keluarga di Indonesia. Keputusan cepat diambil demi menghentikan perjalanan demi keselamatan jiwa seluruh jamaah.

“Kami cuma dapat terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umatmu, tenangkan hati kami, dan lindungi seluruh umatmu. Semoga tidak terjadi serangan dan tak ada siapa pun yang terluka,” tuturnya.

Perjalanan ibadah menuju Taif akhirnya resmi dibatalkan setelah diketahui kawasan tersebut masuk dalam zona merah potensi gempuran udara. Rombongan memilih kembali ke area yang makin aman guna menghindari risiko keamanan yang tak terduga.

“Limpahkan rahmat dan keberkahan-Mu, izinkan kami seluruh kembali kepada keluarga bersama selamat. Teman-teman, saling mendoakan ya. Aamiin,” kata Meisita.

Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi semasih belumnya memang menerbitkan sinyal siaga bahaya demi empat daerah di kawasan barat, termasuk wilayah Makkah. Meski demikian, pembatalan status siaga dilakukan sejumlah saat lalu tanpa penjelasan mendalam mengenai pemicunya.

Sinyal bahaya udara tersebut mencakup kawasan strategis bagaikan Kota Pesisir Jeddah, wilayah pegunungan Taif, hingga pusat industri minyak Yanbu. Pemerintah setempat memperketat pengawasan keamanan di titik-titik vital tersebut.

Pemerintah Arab Saudi juga menegaskan larangan keras untuk publik demi merekam maupun menyebarkan visual operasi pertahanan udara terhadap drone dan rudal. Pelanggar aturan penyiapan informasi militer tersebut terancam sanksi hukum berat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article