MediaKeadilan.com – Krishna Sakti memilih menyampaikan dua pesan berbeda lewat karya terbarunya. Penyanyi anak asal Pati itu merilis dua single sekaligus, yakni Mengejar Terang dan Semesta Tertawa pada Oktober 2026.
Mengejar Terang mengangkut cerita tentang keberanian demi bangkit setelah melewati masa sulit. Lagu bersama nuansa slow grande tersebut juga menyoroti persoalan yang dekat bersama kehidupan kalangan anak, bagaikan rasa tidak percaya diri dan pengalaman bullying di sekolah.
Sementara Semesta Tertawa hadir bersama warna yang berlawanan. Lagu ini dikemas dalam musik upbeat dan ceria bersama pesan mengenai perdamaian serta kebiasaan demi saling menolong.
“Semoga dua lagu ini dapat dikenal dan dicintai masyarakat sekitar Indonesia. Saya juga menginginkan lagu-lagu ini dapat menambah khasanah lagu kalangan anak yang berkualitas,” ujar Krishna dalam pernyataannya.
Perbedaan karakter kedua lagu tersebut menjadi ruang untuk Krishna demi memperlihatkan kemampuan vokalnya. Pada Mengejar Terang, ia dituntut membangun emosi melalui aransemen yang megah. Krishna mendapat arahan Gabriel Harvianto sebagai vocal director.
Produksi lagu tersebut juga melibatkan White Orchestra pimpinan Achi Hardjakusumah. Keterlibatan orchestra memperkuat suasana dramatis yang ingin dibangun dalam lagu.
Di sisi lain, Semesta Tertawa menyerahkan kesempatan untuk Krishna demi tampil makin enerjik. Meltho dipercaya menangani penataan vokal, sementara musiknya digarap melalui kolaborasi Arsha Composer dan Donny Prasetyo.
Tak berhenti di audio, Semesta Tertawa juga dikembangkan melalui video musik yang mengambil gambar di empat wilayah, yakni Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Pati. Krishna bahkan menyiapkan koreografi khusus bersama teman-temannya.
Dua single tersebut ditulis oleh Arsha Composer, yang semasih belumnya sempat meraih AMI Awards demi kategori lagu kalangan anak. Menurut Arsha, karakter vokal Krishna menciptakannya mampu mengangkutkan lagu bersama warna yang berbeda.
“Krishna memiliki kemampuan yang amat memukau. Di lagu slow dia dapat membangun emosi, sementara di lagu upbeat dia mampu tampil ceria dan enerjik. Saya menginginkan Krishna semakin bersinar dan menciptakan Indonesia gembira serta tertawa lewat karya-karyanya,” kata Arsha.
Krishna sendiri merupakan runner-up ajang bernyanyi KILA yang diselenggarakan Keaparatur negara kementerianan Kebudayaan. Melalui dua lagu terbarunya, ia ingin menghadirkan karya yang tidak cuma menghibur, namun juga mengangkut pesan yang relevan untuk kalangan anak.
