Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

admin
By admin
4 Min Read

baca 10 detik

MediaKeadilan.com – Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyambut positif pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, yang berlangsung di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).

Oleh menilai, pertemuan tersebut menjadi momentum penting demi memperkuat hubungan kedua negara agar saling menguntungkan, terutama dalam penataan tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) dan kedaulatan energi Indonesia.

“Kami memandang pertemuan bilateral tersebut cukup positif demi kemajuan kedua belah pihak,” ujar Oleh Soleh kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).

Ia meyakini bahwa Presiden Prabowo memanfaatkan pertemuan tersebut demi menegaskan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam komitmen pihak pemerintahannya.

“Dan tentunya, Pak Presiden tentu akan menegaskan kembali tentang Asta Cita Pak Presiden dalam memimpin Indonesia. Salah satunya merupakan soal bagaimana agar Pasal 33 (UUD) ini betul-betul dijalankan bersama baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Oleh menyoroti sejumlah isu strategis yang tengah menjadi perhatian publik terkait hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara, mengawali dari persoalan lingkungan, energi, pasar modal, hingga tata kelola rantai pasok ekspor.

“Selain daripada itu, tentu hal yang sedang mencuat, kami mencatat bahwa satu soal asap, kedua soal energi, ketiga soal bursa saham ya, keempat soal rencana Indonesia demi mengekspor satu pintu dan tentunya juga rencana soal bagaimana ekspor ini tak lagi melalui pihak ketiga namun langsung, dan soal keempat soal bagaimana ekspor gas dan juga muneral lainnya,” ungkapnya.

Ia membeberkan keprihatinannya terkait praktik ekspor komoditas Indonesia yang selama ini kerap melewati perantara, berakibat dinilai kurang menyerahkan nilai tambah maksimal untuk perekonomian nasional.

“Kalau menyaksikan data-data ekspor, data-data penjualan dari SDA melalui Singapura sebagaimana yang terekspos dalam ekspor-impor antara Indonesia-Singapura, tentu datanya cukup sejumlah sekali dapat lihat saja data ekspor. Data ekspor kita ke luar negeri melalui Singapura. Bahkan di sosmed ini lagi viral sawit ini diekspor ke Singapura lalu Singapura ekspor ke berbagai negara di belahan Eropa termasuk Israel bersama range harga yang jauh luar biasa. Singapura memperoleh keuntungan 100% ya bahkan makin. Nah ini cukup merugikan ya barangkali demi Indonesia bersama sistem tata kelola SDA,” jelasnya.

Untuk itu, DPR menginginkan pertemuan di Hambalang ini menghasilkan formulasi baru yang menghormati prinsip kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar sesuai amanat konstitusi.

“Nah oleh dikarenakan itu mudah-mudahan ke depan ada formulasi yang disepakati, Singapura dapat memahami soal kebijakan Pak Presiden. Pak Presiden juga terus komitmen demi kedaulatan energi di Indonesia,” tuturnya.

“Tentunya, Pak Presiden ingin mengelola kekayaan alam yg luar biasa ini demi kemakmuran atau kesejahteraan rakyat sesuai Pasal 33,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kemitraan strategis Indonesia dan Singapura ke depan wajib berlandaskan asas keadilan dan kesetaraan manfaat.

“DPR menginginkan pertemuan ini menjadi sebuah hal yang positif ke depan. Kedua negara wajib sama-sama menguntungkan, tidak lagi merugikan,” pungkasnya.

Semasih belumnya, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik permohonan bertemu dari Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 28 Oktober 2026.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article